Senin, 20 Juli 2026

Sejumlah Pengurus BEM UI Akui Alami Peretasan di Media Sosial, Fadli Zon : Modus Lama

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Senin, 28 Juni 2021 | 14:55 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Unggahan meme 'The King of Lip Service' yang ditujukan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) kepada Presiden RI ramai di media sosial. Pasalnya sikap aliansi BEM UI dianggap menyalahi aturan oleh Rektorat UI.

Setelah ke 10 pengurus BEM UI dipanggil guna dilakukan pembinaan, beberapa pengurus justru mengeluh akun media sosial mereka diretas. Hal ini disampaikan oleh ketua BEM UI dalam keterangan tertulisnya.

"telah terjadi peretasan akun media sosial kepada beberapa pengurus BEM UI 2021," tulis Ketua BEM UI Leon Alvinda, Senin (28/06/2021).

Baca Juga : Sebut Jokowi The King Of Lip Service, Rektorat Siap Bina BEM UI


Leon mengungkapkan beberapa anggota pengurus yang diretas media sosialnya yakni Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI 2021, kemudian Wakil Ketua BEM UI, Koordinator Bidang Sosial Lingkungan BEM UI, dan Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI.

Bentuk peretasan yang terjadi adalah percobaan mengambil alih aplikasi whatsapp dan telegram milik korban.

Menanggapi hal tersebut, Fadli Zon yang merupakan alumni UI sekaligus Kader Gerindra berkomentar bahwa modus peretasan bukan hal baru. Fadli juga menambahkan cara seperti peretasan seharusnya dihentikan agar Pancasila hidup ditengah masyarakat.



Hal tersebut berdasar atas pengamalan pancasila yang bukan hanya sebatas teori dan narasi, pengamalan dalam bentuk demokrasi pun diperlukan. Peretasan media sosial yang dialami pengurus BEM UI dianggap sebagai tindakan represi digital.

 

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini