Kamis, 4 Juni 2026

Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1445 H/2024 M: Persiapan untuk Hari Raya Idul Fitri

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Selasa, 9 April 2024 | 08:30 WIB
Teropong Hilal untuk penetapan awal Ramadan 1444 H
Teropong Hilal untuk penetapan awal Ramadan 1444 H

NAWACITAPOST.COM -  Besok, Selasa tanggal 9 April 2024, akan menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia. Sidang Isbat (Penetapan) 1 Syawal 1445 H/2024 M akan digelar di Auditorium HM. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, untuk menentukan awal bulan Syawal dan secara resmi menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri.

Sidang Isbat tersebut akan dipimpin oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin. Namun, perlu ditekankan bahwa sidang tersebut akan dilaksanakan secara tertutup.

Menurut Kamaruddin Amin, sidang isbat penetapan 1 Syawal 1445 H akan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk anggota Komisi VIII DPR RI, pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Baca Juga: 67 Kades Karawang Habis Jabatan Dilaksanakan Pilkades Tunggu UU Berlaku Surut atau Tidak , Ini Penjelasan Plt Kadis DPMD

"Sesuai dengan tradisi, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024," ujar Kamaruddin Amin di Jakarta.

Agenda sidang isbat mencakup beberapa kegiatan penting, antara lain:

  1. Seminar Posisi Hilal: Akan dimulai pukul 17.00 WIB, seminar ini terbuka untuk umum dan juga disiarkan secara langsung di channel YouTube Bimas Islam TV. Pada seminar ini, Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama akan memaparkan posisi hilal berdasarkan data hisab yang telah dihimpun.

  2. Pelaksanaan Sidang Isbat: Pukul 18.15 WIB, sidang isbat akan berlangsung. Namun, disarankan untuk memperhatikan bahwa sidang ini tertutup untuk umum.

  3. Konferensi Pers Penetapan 1 Syawal: Setelah sidang selesai, akan diadakan konferensi pers pukul 19.05 WIB untuk mengumumkan hasil penetapan awal bulan Syawal 1445 H/2024 M.

Baca Juga: Cek Kesiapan Pos PAM Mudik Lebaran, PJ Bupati Tinjau Beberapa Lokasi Rawan Macet

Pada tahap awal sidang isbat, Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama akan memaparkan posisi hilal berdasarkan data hisab. Berdasarkan data tersebut, ijtimak (konjungsi) terjadi pada Selasa, 29 Ramadan 1445 H/9 April 2024 M, sekitar pukul 01.20 WIB.

Saat matahari terbenam, tinggi hilal di seluruh wilayah Indonesia berkisar antara 4° 52.71' hingga 7° 37.84', dengan sudut elongasi 8° 23.68' hingga 10° 12.94'. Kriteria visibilitas hilal (Imkanur Rukyat) yang digunakan adalah tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat, sesuai dengan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Kementerian Agama juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatulhilal di 120 lokasi di seluruh Indonesia untuk mendapatkan laporan apakah hilal terlihat atau tidak pada hari itu.

"Hasil sidang isbat akan menentukan kapan Hari Raya Idul Fitri kita rayakan. Kami akan mengumumkan hasilnya melalui konferensi pers," jelas Kamaruddin Amin.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini