NAWACITAPOST.COM - Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman, baik dari segi sumber daya alam maupun kebudayaan. Setiap daerah di Indonesia memiliki kebudayaan yang unik, menjadi ciri khas dan cerminan dari keberagaman budaya yang ada.
Namun, sayangnya, banyak warisan budaya Indonesia yang terancam punah akibat perkembangan zaman yang semakin canggih dan maju. Menurut pemerhati budaya Nusantara sekaligus tokoh Kepulauan Nias Faigiziduhu Ndruru, saat ini kesadaran masyarakat dalam menjaga budaya lokal masih sangat terbatas.
"Masyarakat lebih menyukai budaya asing yang lebih praktis dan sesuai dengan perkembangan zaman," kata Faigiziduhu Ndruru, Selasa (2/4/2024).
Karena itu, menurut Faigiziduhu Ndruru, pembelajaran tentang budaya harus ditanamkan sejak dini. Terlebih, budaya lokal merupakan aset bangsa Indonesia yang perlu mendapat perhatian khususnya di era globalisasi saat ini.
Baca Juga: Eksplorasi Budaya Bali, Alam Sutera Realty Ajak 500 Pelajar SD Berpetualang di GWK Cultural Park
"Sebenarnya kita sebagai generasi muda tidak ada salahnya mengenal kebudayaan luar untuk menambah wawasan, namun sebaiknya kita lebih mengenal dan mencintai kebudayaan kita sendiri agar kebudayaan lokal tidak terlupakan atau bahkan hilang," kata Faigiziduhu Ndruru.
Penasaran apa saja budaya Nusantara yang sudah mulai ditinggalkan masyarakat dan terancam punah? Berikut ulasan lengkapnya.
10 Budaya Nusantara yang Terancam Hilang
Berikut adalah 10 warisan budaya Indonesia yang terancam punah:
1. Talempong Unggan (Sumatera Barat)
Talempong Unggan adalah alat musik tradisional Minangkabau yang terbuat dari logam. Alat musik ini dimainkan dalam berbagai acara adat dan keagamaan di Sumatera Barat.
Namun, dengan perkembangan zaman, minat masyarakat terhadap pertunjukan Talempong Unggan semakin menurun. Sehingga, kondisi ini mengancam keberlangsungan dan kelestarian Talempong Unggan.
2. Ronggeng Ketuk (Jawa Barat)
Ronggeng ketuk, atau juga dikenal sebagai tarik tulis tilu, adalah tarian tradisional dari Jawa Barat yang menggambarkan keceriaan dan keindahan budaya Sunda. Namun, dengan masuknya budaya populer dan modern, seperti musik dan tarian barat, ronggeng ketuk semakin jarang dipertunjukkan dan menjadi terancam punah.
Baca Juga: Jelajahi Keberagaman Budaya Nusantara di TMII, Ada Promo Spesial Lebaran 2024
Artikel Terkait
Lawan Arus Globalisasi, Faigiziduhu Ndruru Ajak Generasi Muda Bangun Kebanggaan pada Budaya Nusantara
Faigiziduhu Ndruru: Nusantara Award 2024 Bangkitkan Kesadaran Cinta Budaya Nusantara di Kalangan Mahasiswa dan Pelajar
Dear Kawula Muda, Faigiziduhu Ndruru: Cinta Budaya Indonesia, Itu Keren!
Faigiziduhu Ndruru: Indonesia Patut Bangga, Perusahaan Properti Banyak Peduli Budaya Nusantara!
Galakkan Tagline "Nias Pulau Impian", Faigiziduhu Ndruru: Semoga Jadi Prioritas Pemerintahan Baru