NAWACITAPOST.COM - Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia (MNI) Faigiziduhu Ndruru mengungkapkan bahwa dalam enam bulan terakhir, pihaknya telah melakukan eksplorasi mendalam terhadap perusahaan, instansi, dan lembaga swasta yang berperan aktif dalam memperkuat budaya Nusantara. Dengan menggunakan riset jejak digital, MNI berhasil menggali informasi yang memadai untuk keperluan penilaian dalam Nusantara Awards 2024.
"Saat ini, MNI telah berhasil merampungkan riset yang menjadi dasar penentuan penerima penghargaan Nusantara Awards 2024," ujar Faigiziduhu Ndruru, di Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Faigiziduhu Ndruru menegaskan bahwa MNI bukan hanya sekadar menemukan informasi, namun juga memberikan wawasan yang mendalam mengenai upaya penguatan budaya di Indonesia, khususnya yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan di sektor properti.
"Panitia Nusantara Awards menggunakan jejak digital untuk mencari informasi yang relevan sebagai bahan penilaian bagi juri. Dengan demikian, informasi yang kami temukan tidak hanya akurat tetapi juga dapat diverifikasi melalui sumber-sumber terpercaya," jelas Faigiziduhu Ndruru.
Baca Juga: Dukung Pelestarian Budaya, Bank Mandiri Selamatkan Warisan Nusantara
Hasil riset yang dilakukan oleh panitia Nusantara Awards menunjukkan bahwa banyak perusahaan properti yang memiliki program peduli terhadap penguatan dan pelestarian budaya Nusantara. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari festival kuliner tradisional, festival batik, hingga dukungan terhadap UMKM yang menjual produk kuliner tradisional dan cinderamata unik dari berbagai daerah di Nusantara.
"Sebagai contoh, di Metropolitan Mall Bekasi, terdapat pameran batik skala besar yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung," ujar Faigiziduhu Ndruru.
Tidak hanya itu, beberapa perusahaan juga terlibat dalam pembangunan kawasan pelestarian budaya. Sebagai contoh, PT Alam Sutera Realty Tbk melalui proyek Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali. Proyek ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam melestarikan budaya.
Di samping itu, Summarecon Bekasi juga membangun Pasar Senggol sejak tahun 2014. Pasar ini awalnya hanya pasar tradisional sederhana dengan pedagang kaki lima, namun kini telah berkembang menjadi pusat kegiatan dan hiburan yang penting di Bekasi, Jawa Barat, yang juga menampung puluhan pelaku UMKM.
Baca Juga: Dear Kawula Muda, Faigiziduhu Ndruru: Cinta Budaya Indonesia, Itu Keren!
"Indonesia patut berbangga karena banyak perusahaan properti yang peduli terhadap budaya Nusantara," ujar Faigiziduhu Ndruru.
Selain itu, Faigiziduhu Ndruru menambahkan, di Ciputra World 1, terdapat Museum Ciputra Artpreneur. Pendirian museum ini berawal dari persahabatan erat antara Ciputra dengan pelukis Hendra Gunawan. Museum ini terdiri dari galeri, museum, dan teater, dan merupakan kompleks seni terintegrasi pertama di Indonesia yang menumbuhkan semangat artpreneurship bagi para seniman.
Ciputra Artpreneur juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang lainnya, seperti Ciputra Theater yang berkapasitas 1.200 kursi di lantai 13, merupakan yang tertinggi di Asia. Teater ini dilengkapi dengan sound system terbaik dari Meyer MICA dan menjadi wahana magis bagi seni pertunjukan.
Berbagai temuan ini menunjukkan bahwa para pengusaha properti memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya melestarikan budaya Nusantara. Hal ini sangat positif mengingat generasi muda saat ini akan menjadi konsumen bagi perusahaan properti di masa depan.
Artikel Terkait
Jadilah Sponsor Nusantara Awards 2024 dan Nikmati Keuntungannya
Faigiziduhu Ndruru: Nusantara Award 2024 Bangkitkan Kesadaran Cinta Budaya Nusantara di Kalangan Mahasiswa dan Pelajar
BNSP Dukung Media Nawacita Indonesia Gelar Nusantara Awards 2024
Beesokhi Ndruru: Media Nawacita Indonesia Siap Gelar Nusantara Awards 2024
Mengenal Prof Riris K Toha Sarumpaet, Juri Nusantara Awards 2024