NAWACITAPOST.COM - Komisaris Utama Media Nawacita Indonesia (MNI) Faigiziduhu Ndruru menyoroti pentingnya menjaga kepercayaan diri terhadap budaya lokal di tengah arus informasi global yang begitu deras, terutama melalui media sosial.
Dalam pandangannya, Faigiziduhu Ndruru menyatakan, akses mudah terhadap informasi budaya luar seringkali membuat kita merasa budaya kita sendiri kurang bernilai atau kurang "keren". Namun, menurutnya, kebanggaan pada budaya lokal sebenarnya merupakan cerminan dari kekuatan identitas budaya kita.
Faigiziduhu Ndruru juga menekankan bahwa mahasiswa dan pelajar perlu kembali menghargai dan mengedepankan budaya mereka sendiri. Karena, budaya lokal adalah bagian yang tak terpisahkan dari identitas bangsa, yang telah terbentuk dan bertahan selama puluhan bahkan ratusan tahun.
Budaya Nusantara, misalnya, telah ada dan hidup rukun jauh sebelum terbentuknya negara Indonesia. Oleh karena itu, menghargai dan memelihara budaya lokal adalah cara terbaik untuk memperkuat kebanggaan dan identitas kita sebagai bangsa.
"Karena budaya Indonesia sudah terbentuk puluhan tahun, bahkan ratusan tahun silam. Bayangkan saja, budaya Nusantara itu sudah ada sejak negara ini berdiri," kata Faigiziduhu Ndruru, di Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Faigiziduhu Ndruru menegaskan bahwa kekerenan sebuah budaya bukan terletak pada seberapa "modis" atau "tren" budaya tersebut. Namun, budaya yang keren itu terletak pada sejauh mana kita menjaga, merawat, mencintai, dan membanggakan budaya tersebut kepada orang lain.
"Orang yang sebenarnya keren adalah mereka yang memelihara budaya mereka dengan teguh, bukan meniru-niru budaya orang lain," kata Faigiziduhu Ndruru.
Menurutnya, kunci dari kekerenan budaya terletak pada seberapa bangga dan cinta kita pada budaya kita sendiri. Ketika kita mencintai dan bangga dengan budaya kita, maka budaya kita itu menjadi "keren" di mata dunia.
Sebaliknya, jika kita meremehkan atau mengagumi budaya orang lain lebih dari budaya kita sendiri, maka kebanggaan pada budaya kita akan luntur, dan budaya kita tidak akan dianggap keren oleh orang lain.
"Tidak ada yang lebih keren, yang lebih keren itu adalah konsistensi pada setiap orang yang memiliki budaya, dan dia tetap banggsa dengan dan mencintai budayanya di manapun dan kapan pun," kata Faigiziduhu Ndruru.
Dengan demikian, pesan Faigiziduhu Ndruru ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak hanya mengagumi budaya luar, tetapi juga untuk selalu menghargai dan mencintai budaya kita sendiri. Kekayaan budaya lokal adalah aset yang sangat berharga yang harus kita lestarikan dan banggakan, karena itulah yang membuat kita unik dan berbeda di mata dunia.
Artikel Terkait
Menyelami Karya dan Perjalanan Alffy Rev, Komposer Muda yang Cinta Budaya Indonesia
Trisya Suherman: Nusantara Awards Tingkatkan Kepedulian pada Budaya Indonesia
Pengusaha Antusias Jadi Sponsor Nusantara Awards 2024 untuk Perkuat Budaya Nusantara
Hadirkan Kekayaan Budaya Lokal, PT Angkasa Pura II Siapkan Kejutan untuk Wisatawan Mancanegara
Pasar Senggol Summarecon Bekasi: Pusat Kuliner dan Kegiatan Budaya yang Meriah