"Kalau pemilik pabrik tidak sayang dengan karyawannya yang mestinya tadi shift-nya bisa dibagi dua tetap jadi satu, hanya mengejar income. Nah ini saya rasa konsekuensinya juga harus dipertimbangkan, bukan nggak mungkin ya pabriknya ditutup," kata Erick dalam konferensi pers virtual, Kamis (3/9/2020).
Baca Juga : 20 Juta Pelaku Usaha Mikro Dan Kecil di Tahun 2021 Dapat Banpres Rp 2,4 juta
Menurutnya, pemilik pabrik juga harus ikut adil dalam menekan penyebaran virus Corona. Pemerintah tidak mungkin berjuang sendiri.
"Pemilik pabrik juga harus membantu pendisiplinan ini, tidak semua harus tergantung ke pemerintah,"kata Erick.
Pemerintah pun akan memberikan solusi dengan menghadirkan vaksin covid-19. Hal ini seiring mengurangi penyebaran virus corona.
"Tetapi apakah kita sekedar hanya meminta pertolongan daripada pemilik pabrik? tidak. Nah karena itu kita terus berupaya mencari solusi-solusi, apakah yang namanya vaksin, apakah yang namanya terapi penyembuhan yang kemarin bicara obat herbal, obat titik-titik, yang menurut saya, saya sangat positif, obat apapun selama itu bisa menolong rakyat ya Alhamdulillah," tandasnya