Senin, 28 September 2026

Duka Mendalam Atas Berpulangnya Guruh Soekarnoputra, Yasonna Laoly Haturkan Doa Terbaik

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB
 
NAWACITAPOST.COM — Kabar duka menyelimuti panggung nasional dan keluarga besar Proklamator Republik Indonesia. Putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno, Muhammad Guruh Ikano Soekarnoputra, menghembuskan napas terakhirnya.
 
Kepergian maestro seni budaya sekaligus tokoh politik senior tanah air tersebut memantik duka mendalam dari berbagai kalangan, termasuk Anggota Komisi XIII DPR RI fraksi PDI Perjuangan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pansus RUU HPI, Yasonna H. Laoly.

Melalui unggahan resmi di akun Instagram pribadinya (@yasonna.laoly) pada Sabtu (26/9/2026), Yasonna menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepulangan almarhum yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan peradaban seni Nusantara.
 

"Turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Guruh Soekarnoputra," ungkap Yasonna Laoly.

Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut menuturkan doa tulus agar almarhum diberikan keabadian terbaik dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa dilimpahkan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini.

"Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," tulisnya.

Lebih lanjut, politisi senior PDI Perjuangan itu menekankan bahwa rekam jejak, karsa, dan pengabdian Guruh Soekarnoputra semasa hidup akan terus terpateri abadi dalam memori kolektif seluruh rakyat Indonesia.
 
 
Sosok almarhum tidak hanya dikenal sebagai bagian dari trah Soekarno, melainkan juga figur legendaris yang konsisten merawat identitas kebudayaan nasional melalui karya-karya mahakarya.

"Semoga segala amal dan pengabdian almarhum menjadi kenangan yang senantiasa dikenang oleh bangsa dan negara," tutur Yasonna Laoly.

Kepergian almarhum menandai hilangnya salah satu pilar seniman visioner Indonesia.
 
Ucapan belasungkawa dari Yasonna Laoly ini mewakili rasa kehilangan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan, melainkan bagi seluruh bangsa yang menyaksikan dedikasi almarhum hingga akhir hayatnya.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini