Menurutnya, karakteristik Nias Barat sebagai wilayah kepulauan yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia membutuhkan perhatian terhadap aspek keamanan maritim dan kesiapsiagaan wilayah.
“Beberapa hari yang lalu kami bertemu dengan Bapak Wakil Menteri Pertahanan. Dalam pertemuan itu kami telah menyampaikan beberapa kebutuhan dalam rangka penguatan keamanan di wilayah barat Indonesia, khususnya Kabupaten Nias Barat yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia,” kata Eliyunus.
Ia menambahkan bahwa berbagai tantangan keamanan perlu diantisipasi sejak dini melalui koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan institusi pertahanan dan keamanan.
“Tentu ke depan ada berbagai ancaman, tantangan, dan hambatan yang perlu kita antisipasi. Karena itu, hal-hal yang menjadi kebutuhan daerah kita sampaikan lebih dini dalam rangka mendukung keamanan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Barat berkomitmen membantu penyediaan data dan informasi yang dibutuhkan, termasuk dukungan terkait kesiapan lahan sesuai kewenangan pemerintah daerah dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bupati menyebutkan bahwa salah satu lokasi yang telah disiapkan berada di Kecamatan Sirombu dan termasuk lokasi yang ditinjau oleh jajaran Lanal Nias.Baca Juga: Wamenhan Respons Usulan Nias Barat, Posal Jadi Opsi Awal Penguatan Maritim
“Lahannya sudah kita sampaikan, salah satunya berada di Sirombu. Mudah-mudahan lokasi yang telah ditinjau memenuhi kebutuhan teknis. Apabila masih terdapat kendala, tentu pemerintah daerah bersama pihak terkait akan mencari alternatif dan solusi terbaik,” kata Eliyunus.
Peninjauan lapangan tersebut menjadi tahapan awal dalam proses identifikasi calon lokasi Pos AL. Penetapan lokasi dan tindak lanjut pembangunan selanjutnya memerlukan kajian teknis, pemenuhan persyaratan lahan, serta koordinasi dengan TNI Angkatan Laut dan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.
Pemerintah Kabupaten Nias Barat berharap sinergi dengan Lanal Nias dan Kementerian Pertahanan dapat terus diperkuat guna mendukung keamanan maritim, pengawasan wilayah perairan, serta ketahanan wilayah Kabupaten Nias Barat yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Barat, Kepala DKPP Kabupaten Nias Barat, Pasintel Lanal Nias Mayor Laut (P) Bramantyo Agung Wicaksono, Pasops Lanal Nias Kapten Laut (P) Didik Pratikno, Pasminlog Lanal Nias Semangat Wau, serta jajaran terkait. (Yogi)
Artikel Terkait
Misteri Jasad Relawan SPPG Bengkulu Terkuak, Korban Diberati Batu di Dasar Sungai
Pabrik Lampu di Batuceper Terbakar Hebat, Asap Hitam Terlihat hingga Area Bandara Soetta
Dugaan Bullying Siswa SMP di Kuningan Kritis, Korban Terima 30 Jahitan
Gugat Keputusan PERADI Jatim, Penggugat Tuntut Pembatalan Sanksi dan Ganti Rugi Rp1,96 Miliar
Tragedi Karhutla Kalsel: Puluhan Hektare Hangus, Belasan Bekantan dan Ular Langka Mati Mengerikan