NAWACITAPOST.COM — Kementerian Keuangan menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan serta menindak tegas segala bentuk perdagangan gelap di Tanah Air.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memerintahkan jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk terus menggempar peredaran rokok ilegal hingga berbagai barang terlarang lainnya tanpa kompromi.
Langkah tegas ini diambil guna memastikan perlindungan maksimal terhadap penerimaan negara serta keamanan masyarakat dari ancaman barang-barang berbahaya.
Suahasil menilai, kinerja penindakan terhadap aktivitas ilegal yang dilakukan oleh DJBC belakangan ini menunjukkan tren yang semakin solid dan agresif.
"Pak Djaka telah bekerja dengan teman-teman, teman-teman Direktorat Jenderal Bea Cukai, sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat, dan akan kita lanjutkan terus," jelasnya.
Penindakan di lapangan dipastikan tidak akan berhenti pada komoditas hasil tembakau semata. Pengawasan ketat juga bakal melingkupi berbagai komoditas rawan lainnya yang masuk secara ilegal dan berpotensi merusak moral serta perekonomian bangsa.
"Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," tegas Suahasil.
Kementerian Keuangan memastikan operasi penindakan di pelabuhan, perbatasan, hingga jalur-jalur distribusi domestik akan makin diintensifkan. Langkah terpadu ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku tindak pidana penyelundupan di Indonesia.
Artikel Terkait
Gempur Penyelundupan Rp20 Miliar, Bea Cukai Sulbagtara Tumpas Tiga Kasus Raksasa
Yasonna Laoly Desak Pengelolaan Aset GBK dan Kemayoran Transparan serta Diaudit Investigatif
Lantik Menteri Keuangan Baru, Gibran Tegaskan APBN Harus Sehat dan Bebas Korupsi
Yasonna Laoly Apresiasi Peluncuran Buku Hukum Bisnis Karya Putra Nias Eliadi Hulu
Yasonna Laoly Pasang Badan Lawan Teror DC Pinjol: Intimidasi Sudah Lewat Batas Kemanusiaan!