Rabu, 5 Agustus 2026

Punya Sertifikat Tanah, Cicilan Motor, Rumah Keramik: Selamat, Anda 'Kaya' di Mata Data

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 23:21 WIB
Infografis yang belakangan beredar luas di media sosial terkait Desil. Dok. Istimewa
Infografis yang belakangan beredar luas di media sosial terkait Desil. Dok. Istimewa

Didorong menabung.

Didorong bekerja formal.

Didorong mempunyai aset.

Tetapi ketika masyarakat mulai memiliki sebagian dari itu, data kesejahteraan justru dapat bergerak ke arah yang membuat mereka semakin sulit memperoleh bantuan tertentu.

Tentu ini bukan berarti pemerintah harus mempertahankan bansos kepada orang yang sudah mampu.

Bukan itu masalahnya.

Masalahnya adalah bagaimana memastikan keluarga yang baru sedikit naik dari jurang kemiskinan tidak langsung dianggap sudah aman.

Sebab ada jurang besar antara “tidak miskin” dan “mampu secara finansial”.

Keluarga yang sudah tidak masuk kelompok paling bawah belum tentu memiliki kemampuan menghadapi PHK, sakit berat, biaya pendidikan atau kenaikan harga kebutuhan pokok.

Negara sebenarnya sudah mengakui bahwa data bisa salah

Ini justru bagian yang sering terlupakan.

Laman resmi Cek Bansos menyatakan desil bersifat dinamis. Jika tidak sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui desa/kelurahan, dinas sosial, maupun kanal Cek Bansos. Data kemudian dihitung ulang secara berkala oleh BPS. 

Artinya pemerintah sendiri memahami bahwa data bukan kitab suci.

Data dapat berubah.

Kondisi keluarga dapat berubah.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini