Jumat, 2 Oktober 2026

Dulu Garang Mengkritik, Aktivis Syahganda Nainggolan Kini Dilantik Jadi Kepala Bakom

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:42 WIB
Syahganda Nainggolan resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah pada Jumat, 2 Oktober 2026. (Layar Tangkap YouTube Forum Keadilan TV)
Syahganda Nainggolan resmi dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah pada Jumat, 2 Oktober 2026. (Layar Tangkap YouTube Forum Keadilan TV)

NAWACITAPOST.COM — Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
 
Tokoh yang selama ini dikenal vocal sebagai aktivis dan pengamat politik tersebut resmi masuk ke lingkaran dalam kekuasaan untuk mengomandani komunikasi strategis pemerintah.

Syahganda menggantikan posisi Muhammad Qodari yang kini mendapat tugas baru di Dewan Pertimbangan Presiden.
 

Perjalanan Syahganda menembus Istana diwarnai rekam jejak panjang di pergerakan masyarakat sipil dan kebijakan publik.
 
Lahir di Medan pada 27 November 1965, ia telah menempa jiwa aktivismenya sejak duduk di bangku kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
 
Syahganda kemudian memperdalam kepakaran akademisnya dengan meraih gelar magister bidang pembangunan serta gelar doktor dari Universitas Indonesia yang berfokus pada kajian perburuhan.

Darah aktivisme dan kepakarannya itu secara konsisten ia salurkan melalui isu-isu pekerja, gerakan mahasiswa, hingga lembaga kajian.
 
Selain pernah memimpin Sabang Merauke Circle (SMC) dan menjabat Ketua Dewan Direktur GREAT Institute, namanya sempat melambung luas sebagai salah satu tokoh sentral dalam gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
 

Di panggung politik praktis, ia tercatat pernah bergabung dengan Partai Daulat Rakyat (PDR), ikut membidani lahirnya Partai Merdeka menjelang Pemilu 1999, serta sempat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif melalui Partai Golkar.

Meski kerap melontarkan pandangan kritis terhadap kebijakan publik, Syahganda tidak pernah surut menyuarakan idealismenya.
 
Bahkan pada Agustus 2026 lalu, ia secara tegas mengingatkan pentingnya peran kritis pemuda.

Pada Agustus 2026, Syahganda mengatakan mahasiswa tetap memiliki fungsi sebagai kekuatan pengawas pemerintah. Ia menyebut gerakan mahasiswa penting karena partai politik banyak berada di dalam pemerintahan.

Sinyal kerapatannya dengan dinamika kekuasaan sejatinya telah berembus dalam beberapa bulan terakhir.
 
 
Pada April 2026, ia sempat terlihat hadir di Istana bersama sejumlah tokoh saat pelantikan pejabat pemerintah, sebelum akhirnya kini resmi menjabat posisi formal di puncaknya.

Kini, aktivis yang kerap bersuara nyaring dari luar benteng kekuasaan itu memikul mandat besar.
 
Sebagai Kepala Bakom, Syahganda bertugas mengorkestrasi dan menyinkronkan komunikasi serta informasi mengenai kebijakan dan program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini