Kamis, 1 Oktober 2026

Reshuffle Kabinet Merah Putih: Listyo Sigit Merapat ke Istana Gantikan Dudung Abdurachman

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:44 WIB
Listyo Sigit menerima jabatan sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) usai kedudukannya sebagai Kapolri digantikan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. (Youtube/Sekretariat Presiden)
Listyo Sigit menerima jabatan sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) usai kedudukannya sebagai Kapolri digantikan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. (Youtube/Sekretariat Presiden)

NAWACITAPOST.COM — Laju peta politik dan kepemimpinan di lingkar inti Istana Kepresidenan bergolak dramatis. Pergerakan ini menjadi awal dari babak baru pengabdian sang jenderal bintang empat di panggung pemerintahan.
 
Usai diberhentikan secara hormat dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tampak merapat ke Istana Negara bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Kamis (1/10/2026).

Langkah strategis tersebut berhembus kencang seiring dengan keputusan perombakan kabinet (reshuffle) yang dimotori langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
 
 
Dalam pergeseran posisi krusial ini, Presiden menunjuk Listyo Sigit Prabowo untuk menduduki posisi strategis sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), resmi gantikan Dudung Abdurachman yang sebelumnya mengawal lembaga benteng komunikasi dan analisis kebijakan presiden tersebut.

Sebelum melangkah masuk ke area Istana, Listyo Sigit sempat merespons pertanyaan awak media terkait dinamika penunjukan dirinya. Dengan tenang, ia mengonfirmasi muara dari penugasan barunya tersebut.

"Ya katanya, ini saya akan dilantik menjadi KSP. Tapi nanti jelasnya pada saat selesai dilantik," jelasnya pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Penunjukan ini menandai dinamika penting dalam konsolidasi kekuasaan Presiden Prabowo.
 
Saat didesak mengenai alasan di balik kesiapannya mengemban amanat baru di luar institusi Kepolisian, Listyo Sigit menegaskan komitmen tanpa ragu untuk tetap berada di garis depan pelayanan negara.
 

“Ya suatu kehormatan, karena bisa memberi pengabdian terbaik untuk bangsa,” ungkapnya dengan mantap.

Di sisi lain, kekosongan pucuk pimpinan Korps Bhayangkara pascaditinggal Listyo Sigit telah diantisipasi secara cepat oleh Istana.
 
Presiden Prabowo Subianto telah melayangkan Surat Presiden (Surpres) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang berisi usulan resmi pemberhentian dan pengangkatan Kapolri.
 
Dalam surat tersebut, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto ditunjuk sebagai calon tunggal untuk menggantikan posisi Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Menanggapi figur yang digadang-gadang bakal meneruskan tongkat komando kepemimpinan Polri tersebut, Listyo Sigit memberikan dukungan penuh serta keyakinannya terhadap kapasitas sang penerus.
 

“Saya kenal baik dengan Suyudi, saya tau integritas dan kinerja beliau, harapannya bisa melanjutkan program-program Polri kedepan,” katanya.

Pergeseran posisi dari Kapolri menjadi Kepala Staf Kepresidenan ini diprediksi akan membawa warna dan dinamika baru dalam akselerasi program kerja Kabinet Merah Putih, sekaligus menandai transisi kepemimpinan yang mulus di tubuh Korps Bhayangkara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini