Bantahan Keras Pihak Don Ritto: "Ngerti Aja Tidak!"
Meskipun bukti-bukti fisik telah diserahkan ke Kejagung, kubu Don Ritto tetap memasang badan dan melakukan perlawanan sengit. Kuasa Hukum Don Ritto, Handika Honggowongso, membantah keras keterlibatan kliennya atas temuan uang miliaran di brankas tersembunyi Cafe de'Clan dan money changer tersebut.
Baca Juga: Gebrakan Global Pramono Anung, Resmikan RS Mayapada Jaktim Demi Stop Aliran Devisa ke Luar Negeri!"Pak Idon (panggilan Don Ritto) tidak ada hubungan apa-apa dengan urusan itu, ngerti aja tidak," tegas Handika dengan nada tinggi pada Selasa, 14 Juli 2026 lalu. "Nah, kalau semua perkara itu dihubungkan dengan uang yang ditemukan, kami jawab, tidak ada hubungan!"
Peta Peran: Korupsi Sistemik vs Pencucian Uang
Dalam skandal tiga perkara korupsi besar yang juga menyeret penanganan hukum perkara PT Asabri ini, Kortastipidkor Polri telah memetakan peran kedua aktor utama:
- Febrie Adriansyah (Eks Jampidsus): Terlibat korupsi dan TPPU dalam proses penanganan hukum terhadap oknum penyelenggara negara (Kasus PT Asabri dan kasus lainnya).
- Don Ritto (Pihak Swasta): Bertindak sebagai operator Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berasal dari duit haram hasil korupsi tersebut.
Proses hukum kini resmi berpindah ke tangan Kejaksaan Agung. Dengan status Don Ritto yang kini berada di bawah kewenangan korps Adhyaksa, publik tinggal menunggu waktu hingga persidangan dibuka, dan seluruh borok skandal ini dikuliti satu per satu di hadapan majelis hakim.(***)
Artikel Terkait
Drama Digital di Pesawaran: Kejari Bidik Dugaan Mark-Up Internet Diskominfo Senilai Rp2 Miliar!
Skandal Kemanusiaan: Dugaan Konspirasi Terstruktur Rampas Ratusan Miliar Uang Bencana di Padangsidimpuan, Korban Dijadikan Tumbal!
Berhenti Saling Tunggu! Akademisi Sumba Sentil Pemerintah: Urus Masyarakat Adat Butuh 'Orkestra', Bukan Tumpukan Aturan Baru
Kucing-Kucingan di Pusaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Sibolga Akhirnya "Buka Suara" Setelah Sempat Bungkam!
Genderang Perang Melawan Teror Pinjol: Yasonna Laoly Desak DPR Bentuk Panja Khusus!