"Ya sekarang hukum kita, Mahkamah Konstitusi bagaimana bisa dipercaya? Bawaslu bagaimana bisa dipercaya? Maka secara aturan di negara ini, tempat terakhir ya Hak Angket itu saja," kata Gatot.
Baca Juga: Baru Tayang, Film Exhuma Capai 1 Juta Penonton dalam Rekor Waktu!
"Kalau itu nggak bisa ya terpaksa parlemen jalanan nanti yang bekerja. Kan sayang kalau pakai parlemen jalanan. Bisa terjadi kekacauan dan sebagainya. Tapi kalau hak angket ini berjalan, ini kan kita lihat saja nanti. Jadi kebenaran mana yang benar terjadi," lanjutnya.
Sementara itu, politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, meyakini bahwa pertemuan antara Megawati dan JK akan terjadi. Namun, belum ada informasi detail mengenai kapan dan di mana pertemuan tersebut akan dilaksanakan.
Kabar mengenai rencana pertemuan antara Megawati dan JK sebelumnya diungkapkan oleh politikus PDIP, Deddy Yevri Sitorus, meskipun tidak ada kejelasan mengenai detailnya.
Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Rasa Asin Air Laut yang Belum Kamu Ketahui, Apa Aja?
Dengan dinamika politik yang terus berkembang, pertemuan antara tokoh-tokoh penting ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi arah demokrasi dan keadilan di Indonesia. ****
Artikel Terkait
Tegas Arahan Kakanwil Kemenkumham Riau Kepada Penjabat Administrasi Dan Fungsional Tertentu Serta PPNS Yang Dilantik
Berikan Apresiasi Atas Kinerja Terbaik Pegawai Kanim Balikpapan
Desttinasi Wisata Nuansa Riung Gunung Bandung, Rasakan Berlibur di Hamparan Perkebunan Teh yang Memesona
DWP Provinsi Banten Bakal Gelar Lomba Line Dance Pada Hari Kartini
Takziah ke Rumah Almarhum Penyelenggara Pemilu di Kota Serang, Pj Gubernur Al Muktabar Berikan Pelayanan Adminduk