Menko Marves ini juga mengaku mengenal seluruh capres di Pilpres kali ini, sebab Luhut pernah bekerja sama dengan mereka waktu COVID-19. Luhut juga sempat kilas balik mengenai kekalahan Prabowo di Pilpres lalu, dia mengatakan Prabowo seorang yang berjiwa besar. Dia mengaku sempat emosi dengan Prabowo kala itu.
"Waktu dia Pak Prabowo kalah dengan Pak Jokowi ya kami bertempur berdua, dia marah sama saya. Ya tapi saya bilang 'Wo faktanya ya ini kita mau apa' di situlah saya lihat kebesaran jiwanya dia 'ya sudah bang kalau gitu' dia hormati keputusan itu, walaupun tentu dalam beberapa periode tertenu beliau galau juga, ya masuk akal saya," kata Luhut.
Baca Juga: Cak Ji: Ganjar-Mahfud Bawa Kesejahteraan, Hajatan Rakyat di GBK Penuh Aura Kemenangan!
Dia juga memuji Prabowo dan Jokowi karena mau saling menerima hingga Prabowo kini menjadi Menteri Pertahanan. Menurut Luhut, tidak ada pemimpin yang berjiwa besar seperti Prabowo dan Jokowi.
"Tapi kemudian dia mau bergabung lagi dengan Pak Jokowi, dan kebesaran jiwa Pak Jokowi juga mau mengambil dia. Di mana kita cari pemimpin seperti begini," kata Luhut. ***
Artikel Terkait
Cak Ji: Ganjar-Mahfud Bawa Kesejahteraan, Hajatan Rakyat di GBK Penuh Aura Kemenangan!
Turnamen Esports 'Ning Lucy Cup 2024' Resmi Dibuka di Pakuwon City Mall
Langgar Jadwal Kampanye, Bawaslu Surabaya Hentikan Konser Gaspol Ahmad Dhani
KPU Tetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2024
'Tunjukkan Cintamu pada Pemilu', Bawaslu Surabaya on Car Free Day Ajak Warga Tolak Politik Uang dan Awasi Pemilu