Lebih lanjut, Ray Rangkuti menyampaikan kritik terhadap dinasti politik. Menurutnya, dinasti politik bertentangan dengan konstitusi, Pancasila, dan norma demokrasi.
Dia menganggapnya sebagai perilaku yang melawan demokrasi dan mendesak untuk mengingatkan bahwa mendukung dinasti politik adalah bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi.
Baca Juga: Siap Sapa Penggemar di Indonesia, Yoona Gelar Fan Meeting Lewat 'YOONITE in ASIA' Maret Mendatang
Dengan tegas, Ray Rangkuti menyatakan kesiapannya untuk berhadapan dengan segala tindakan yang mengancam dan merongrong demokrasi.
Pernyataan ini mencerminkan sikapnya yang mendukung perlindungan demokrasi dan penolakan terhadap segala bentuk praktik yang dianggap merugikan prinsip-prinsip dasar negara.
Artikel Terkait
Dukung Pelaksanaan Pemilu Yang Adil, Kanwil Kemenkumham Riau Gelar Penyuluhan Hukum Netralitas ASN
Menikmati Keindahan WIsata Ladang Bunga Matahari di Kota Batu, Ini Lokasi Spot Foto yang Instagramable dan Siklus Mekarnya
Gelar YOONITE in ASIA, Ini Harga Tiket Fan Meeting Yoona SNSD di Jakarta!
Dua Tokoh NU Prof Mahfud dan Gus Muhaimin Dilecehkan Saat Debat, Warga Nahdliyin Marah!
Wisata Pantai Pangi, Hidden Gem di Blitar Simpan Keindahan Alam dengan Panorama yang Memesona
Guru Penggerak Di Sidoarjo Jadi Pelopor Toleransi