NAWACITAPOST.COM – Kamis, (1/5/2025). Sungguh malang nasib yang dialami oleh dua orang siswi berinisial DPL (17) dan MTL (17), yang sedang menjalankan Praktek Kerja Lapangan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten Nias Utara. Batapa tidak ?, dari pernyataan kedua siswi, mereka mengaku pernah dilecehkan oleh Sekdisdukcapil Kabupaten Nias Utara berinisial LJH.
Peristiwa kejadian tersebut terhadap DPL, berawal ketika oknum Sekdis LJH meminta kepada DPL untuk membantunya memeriksa dokumen keuangan.
“Saat itu pak Sekdis meminta saya datang ke ruangannya untuk membantunya memeriksa dokumen keuangan. Usai dokumen tersebut siap saya kerjakan, lalu saya menyerahkan dimeja pak Sekdis. Pada saat menyerahkan dokumen itu LJH lalu memegang tangan kiri saya sembari diremas-remas. Merasa tidak nyaman, saya spontan menarik tangan saya. Namun LJH melanjutkan aksinya dengan meraih tangan kanan saya, lalu diciumnya. Serasa dipermalukan; saya langsung keluar ruangan sembari menutup pintu dengan keras. Peristiwa yang memilukan itu, terjadi pada akhir bulan maret 2025, dan hingga kini saya trauma dengan kejadian itu “, ujar DPL kepada wartawan dengan mata berkaca-kaca.
Demikian juga dialami MTL, temannya DPL yang sedang Praktek Kerja Lapangan di Disdukcapil Kabupaten Nias Utara.
“Sejak saya PKL di Disdukcapil, saya sering di panggil oleh Sekdis LJH di ruangannya dan sering sekali diperlakukan perbuatan tidak senonoh dengan cara memegang tangan saya sambil diremas-remas, bahkan saya pernah diajak untuk duduk diatas sandaran tangan kursinya lalu mengatakan cium, beruntung saat itu, saya dengan cepat memberontak dan berlari keluar ruangan “, ujar MTL kepada wartawan saat wawancara, Rabu (30/4/2025)
Ditambahkan MTL “ kejadian terakhir sekitar awal bulan April, ketika LJH memanggil saya ke ruangannya; lalu saya mengetuk pintu sembari saya buka. Saya kaget ketika masuk karna LJH berada di belakang pintu saat terbuka, lalu dari belakang ia memegang kedua lengan saya. Saya meronta dan spontan saya menyiku dia sambil lari keluar dari ruangannya “, tambah MTL dengan nada sedih.
Baca Juga: Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Hadiri Paskah Oikumene Kota Gunungsitoli Tahun 2025
Kepada oknum Sekdis LJH saat dikonfirmasi via selular dengan nomor 085361664xxx , Rabu (30/4/2025) pukul 19.34 wib, terkait dengan pengakuan kedua siswi atas pelecehan yang dilakukan oleh oknum LJH.
LJH mengatakan bahwa itu tidak benar. “ itu semua tidak benar, artinya kondisi Disdukcapil baik-baik saja, dan pernyataan mereka hanya pernyataan sepihak “, ujar LJH.
Selanjutnya wartawan meminta ketegasan LJH apabila pernyataan kedua siswi tersebut jika tidak benar, lalu apa tindakan LJH ?.
“Sekarangpun kita sudah menanyakan dan kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak mereka dan mudah-mudahan baik-baik saja, artinya ini kesalah-pahaman semua. Itu saja yang bisa saya klarifikasi “, ujar oknum sekdis LJH dengan nada datar.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Nias Utara Krispinus Baeha saat ditemui wartawan, menjelaskan bahwa kejadian ini belum ia ketahui.
Artikel Terkait
Musrenbang Nias Barat, Universitas Nias Tawarkan Solusi Atasi Masalah Pendidikan di Nias Barat
Bagikan Puluhan Ton Benih Padi dan Jagung, Pemkab Nias Barat Targetkan Panen Raya
DAU dan Fiskal Daerah Tidak Memadai, Pemkab Nias Barat Evaluasi Pengadaan PPPK
Perayaan Paskah Pemerintah Kabupaten Nias Tahun 2025
Bupati Nias Yaatulo Gulo Bersama Pimpinan DPRD Hadiri Rakoor Pemberantasan TIPIDKOR