Sementara itu, iket modern mengalami berbagai penyesuaian dengan perkembangan mode. Contohnya adalah Iket Maung Leumpang, Candra Sumirat, Praktis Parekos, Batu Kincir, Makuta Wangsa, dan Manca Putra. Iket modern dibuat lebih praktis dengan bentuk yang sudah dijahit sehingga mudah dikenakan.
Baca Juga: Atasi Kemacetan di Puncak, Dedi Mulyadi Liburkan Angkot Selama Lebaran
Penggunaan iket Sunda oleh Dedi Mulyadi menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya leluhur. Lebih dari sekadar simbol, iket merupakan manifestasi dari nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Sunda, seperti kebijaksanaan, kesopanan, dan fokus pada tujuan hidup.
Artikel Terkait
Informasi Terkini Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2025 UNP
Pupuk Kujang Konsisten Selenggarakan Mudik Gratis Lebaran 2025
Mendikdasmen Izinkan Study Tour, Dedi Mulyadi: Jangan Bebani Orangtua
Sidak Stasiun Gubeng, Armuji Pastikan Kenyamanan Pemudik Lebaran
Yuk! Manfaatkan Program Pemutihan Tunggakan Pajak Kendaraan Provinsi Banten