Namun, lanjut Kornelius Wau, proses pemekaran daerah harus memenuhi kriteria dan aturan yang telah ditetapkan, termasuk aspek ekonomi, geografis, dan kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini mencakup peningkatan pendapatan per kapita, strategi geopolitik, dan pemerataan pelayanan publik.
Diketahui, hingga saat ini sudah banyak daerah mengusulkan pemekaran daerah. Namun, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) melakukan moratorium lantaran DOB belum sepenuhnya membawa dampak positif.
Kornelius Wau, dalam penilaiannya, menyoroti sudut pandang yang menyatakan bahwa jika DOB dianggap belum berhasil, sebenarnya bukanlah kenyataan yang tepat. Ini menandakan bahwa pemekaran daerah telah menjadi salah satu pilar dalam kemajuan negara Indonesia.
Satu contoh yang menjadi fokus perhatian adalah di Kepulauan Nias, sebuah daerah dengan keberadaan empat kabupaten/kota yang memicu aktivitas ekonomi yang signifikan. Kehadiran keempat kabupaten dan satu kota di wilayah ini telah menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang kuat, memicu perputaran perekonomian yang menguntungkan masyarakat lokal.
"Di sana terjadi perputaran perekonomian karena memiliki 4 kabupaten dan 1 kota. Ke depan sudah ada agenda untuk DOB Provinsi Nias. Tapi sampai sekarang dalam pemerintahan Jokowi masih moratorium," kata Kornelius Wau.
Dukungan dan harapan dari masyarakat Nias terhadap DOB sangat besar. Mereka memandang pemekaran ini sebagai kunci untuk membuka potensi wilayahnya yang belum tereksplorasi sepenuhnya. Ganjar, yang telah menyuarakan dukungan terhadap pemekaran, menjadi salah satu figur yang disambut baik oleh masyarakat setempat.
"Jadi ke depan itu yang diharapkan masyarakat Nias. Masyarakat Nias akan mendukung orang yang akan melihat potensi pemekaran ini, salah satunya Ganjar yang sudah menyampaikan itu," terang Kornelius Wau.
Namun, hal yang menjadi perhatian adalah belum adanya pernyataan resmi atau dukungan yang diutarakan oleh kedua calon presiden lainnya terkait DOB. Hal ini menimbulkan ketidakpastian dan menimbulkan pertanyaan apakah pemekaran daerah akan mendapatkan perhatian khusus di masa mendatang jika salah satu dari mereka terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.