Rabu, 15 Juli 2026

Literasi Masih Rendah, Kemenko PMK Dukung Gerakan Taman Bacaan Masyarakat

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 10 November 2023 | 09:02 WIB



"TBM ingin mewujudkan TBM yang memiliki ruang atau tempat yang layak bagi anak. Selain itu, kita juga akan menyusun model sebagai standardisasi TBM yang ramah anak sehingga dapat direplikasi pada TBM-TBM se-Indonesia," jelas Opik.







Berdasarkan data Forum TBM, saat ini terdapat sebanyak 2.388 TBM di seluruh Indonesia. Forum TBM meyakini ratusan TBM lainnya sedang dalam proses verifikasi. Dari jumlah tersebut, 80% TBM juga melayani anak-anak.





Oleh karenanya, sambung Opik, kebutuhan permodelan yang menetapkan standarisasi TBM yang ramah anak menjadi strategis dan penting. Adapun rancangan permodelan yang dibahas dalam rembug ini antara lain meliputi penyusunan instrumen kesiapan TBM model, analisis data TBM yang menjalankan, penilaian dan penentuan 3-9 TBM model, dan pendampingan TBM.





"Salah satu yang jadi pembahasan permodelan TBM misalnya adalah penerapan aturan pengelolaan buku yang terstandar sesuai jenjang umur anak," kata Opik.





Literasi Tak Hanya Baca





Ketika menyebut literasi, seolah hanya tentang membaca dan menulis saja. Ternyata literasi melampaui itu. Opik, mengungkapkan, setidaknya ada enam kecakapan literasi dasar yang harus dimiliki yakni literasi digital, literasi finansial, literasi numerasi, literasi science, literasi budaya, dan literasi kewargaan.







Forum TBM yang merupakan gerakan literasi yang diinisiasi oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Selain berupaya meningkatkan minat baca masyarakat melalui layanan membaca dan peminjaman buku gratis, Forum TBM juga memberikan edukasi beragam hal, seperti melestarikan bahasa daerah, sosialisasi tentang pengelolaan keuangan menangkis maraknya pinjaman online dan judi online, pembuatan hutan buatan dalam rangka menghadapi perubahan iklim, pengelolaan sampah termasuk pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomi hingga pengelolaan koperasi.





"TBM yang diinisiasi oleh masyarakat dapat menjadi wadah positif yang dapat membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sosial hingga mewujudkan SDM yang unggul. Harapan ke depan, pemerintah lebih memberikan akses dan fasilitas serta dukungan agar TBM semakin berperan," ujar Opik.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini