Jumat, 5 Juni 2026

Kementerian PUPR Telah Menyelesaikan Pembangunan Dua Jembatan Untuk Meningkatkan Kelancaran Sambungan Jalan Sleman Yogyakarta

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 11 Mei 2022 | 11:42 WIB
nawacitapost.com
nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Sanggrahan Cs di Kabupaten Sleman, Provinsi D.I. Yogyakarta. Pembangunan Jembatan Sanggrahan Cs terdiri dari Jembatan Sanggrahan yang berlokasi di Desa Sanggrahan Maguwoharjo dan Jembatan Gantung Kalijogo di Dusun Karangwetan, Desa Tegaltirto.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan konektivitas antar kawasan perlu terus ditingkatkan agar aliran barang, jasa, dan manusia bisa lebih lancar dan efisien. Dengan konektivitas yang baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan meningkat.

"Pembangunan infrastruktur jembatan, flyover dan underpass akan meningkatkan konektivitas antar-kawasan, di samping memberikan alternatif bagi warga untuk meningkatkan produktivitas perekonomian," kata Menteri Basuki mengutip siaran pers pu.do.id.

Total panjang jembatan baru  sekitar 30,6 meter, dan total panjang jembatan adalah 9 meter. Jenis jembatan yang dibangun merupakan jembatan struktur girder. Jalan yang dilebarkan sekitar 100 meter dari pinggir jalan Ring Road. Pengerjaan jembatan selesai April 2022, dengan lama waktu konstruksi hanya enam bulan dari 19 Oktober 2021.

Selain Jembatan Sanggrahan,  Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Kalijogo yang menghubungkan Kalitirto dan Tegaltirto di Berbah, dengan paket kontrak yang sama. Total panjang jembatan di atas Sungai Opak ini sekitar 60 meter. Jembatan gantung itu rusak akibat banjir yang melanda kawasan itu pada awal 2019.

Wida menuturkan, Jembatan Gantung Kalijogo sebelumnya pernah dibangun melalui dana CSR PT. Telkom yg bekerjasama dengan Kodam IV Diponegoro dan diresmikan pada awal Januari 2019. Namun jembatan tersebut runtuh pada tgl 30 Januari 2019 akibat banjir pada sungai yang membawa hanyutan.

“Jembatan ini akhirnya dibangun kembali dan selesai pada tahun 2022 melalui APBN Kementerian PUPR. Jembatan ini berperan penting dalam menyatukan Dusun Karang Wetan sisi Utara dengan sisi Selatan sehingga dusun yg dulunya terpisah oleh Sungai Opak, sekarang sudah memiliki akses yang lebih baik,” ujar Wida mengutip siaran pers pu.do.id.

Selain mengurangi jarak dan waktu tempuh, kehadiran jembatan gantung ini juga diharapkan dapat membuka peluang lebih jauh untuk meningkatkan efisiensi ekonomi warga sekitar. Pembangunan kedua jembatan tersebut dilakukan oleh perusahaan konstruksi CV. Bejo Lumintu dan Regulatory Advisor PT. Garis putih sejajar dengan nilai kontrak Rp 9,2 miliar.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Mensos Risma Bantu Pengobatan 2 Warga Lampung

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB