Jakarta, NAWACITAPOST - Tingkatkan kekebalan imun, sebanyak 490 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Nusakambangan menjalani vaksinasi Covid-19, Sabtu (06/08/2021).
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jateng, A. Yuspahruddin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak yang telah bekerjasama dalam pelaksanaan vaksinasi di seluruh Lapas Nusakambangan dan Cilacap.
“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Kapolres, Dandim, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap. Semoga dengan vaksinasi ini tercipta herd immunity pada WBP di lapas dan rutan yang sangat rentan terpapar Covid-19,” tuturnya.
Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, Jalu Yuswa Panjang, yang sekaligus menjadi koordinator Lapas se-Nusakambangan dan Cilacap menyatakan terdapat 510 WBP Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan yang didaftarkan untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.
“Namun demikian setelah menjalani skrining yang dilakukan tim medis, hanya 490 WBP yang bisa mendapatkan vaksin karena 20 WBP lainnya rata-rata memiliki tekanan darah tinggi,” jelasnya .
Ia mengatakan vaksinasi yang dilaksanakan di Lapas Narkotika tersebut melibatkan tim medis Rumah Sakit Bantuan 04.08.01 Cilacap, Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Cilacap.
"Setelah di Lapas Narkotika, selanjutnya akan dilaksanakan vaksinasi bagi 470 WBP penghuni Lapas Kelas II A Kembang Kuning pada hari Senin (9/8) disusul lapas lainnya yang ada di Nusakambangan," ujarnya.
Ia mengatakan secara keseluruhan jumlah WBP di Kabupaten Cilacap, baik yang menghuni delapan lapas di Nusakambangan maupun di Lapas Kelas II B Cilacap mencapai 2.861 orang. Jalu mengharapkan vaksinasi WBP yang menghuni delapan lapas di Pulau Nusakambangan dapat segera dilaksanakan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Cilacap dan Kodim Cilacap terkait dengan pelaksanaan vaksinasi bagi WBP di delapan lapas se-Nusakambangan," katanya.
Dari hasil koordinasi tersebut, ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi WBP se-Nusakambangan jika tidak ada kendala diagendakan pada pertengahan bulan Agustus 2021.
Ia mengatakan dari 2.861 WBP di seluruh lapas, sebanyak 1.994 WBP yang mendesak untuk segera divaksin karena mereka menghuni lapas-lapas dengan pengamanan maksimum dan pengamanan sedang.
Sementara untuk WBP di lapas dengan pengamanan super maksimum, kata dia, pelaksanaan vaksinnya dapat dilakukan menyusul setelah WBP di lapas dengan pengamanan maksimum dan pengamanan sedang.
(Kornelius Wau)
Editor: Reski kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Minggu, 29 Juni 2025 | 06:00 WIB
Rabu, 28 Mei 2025 | 17:33 WIB
Senin, 19 Mei 2025 | 17:39 WIB
Selasa, 11 Maret 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 7 Maret 2025 | 18:22 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:25 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 19:06 WIB
Sabtu, 1 Februari 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 10:26 WIB
Jumat, 31 Januari 2025 | 09:49 WIB
Minggu, 17 Maret 2024 | 21:25 WIB
Minggu, 28 Januari 2024 | 21:07 WIB
Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:22 WIB
Jumat, 1 September 2023 | 13:55 WIB
Kamis, 31 Agustus 2023 | 16:11 WIB
Jumat, 25 Agustus 2023 | 18:23 WIB
Kamis, 24 Agustus 2023 | 13:44 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 20:56 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:46 WIB
Kamis, 22 Juni 2023 | 08:18 WIB