Jumat, 5 Juni 2026

Bom di Iran Tewaskan Lebih dari 100 Orang, Pemerintah Umumkan Hari Berkabung Nasional

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 4 Januari 2024 | 16:40 WIB
Dua buah bom meledak di Iran.  (X/Anwar Ibrahim)
Dua buah bom meledak di Iran. (X/Anwar Ibrahim)

NAWACITAPOST.COM - Dua buah bom meledak di kota Kerman, Iran selatan, pada Rabu waktu setempat.

Ledakan bom tersebut terjadi di sebuah acara yang diadakan untuk memperingati ulang tahun keempat mendiang komandan Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

Dilansir dari Tasnim News Agency, ledakan bom tersebut menewaskan lebih dari 100 orang dan melukai hampir 190 orang lainnya.

Baca Juga: Nggak Jauh dari Jakarta, Nikmati Glamping di Selayang Olivehill Bogor yang Vibesnya Kaya di Bromo

"Laporan menyebutkan bahwa sedikitnya 103 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam ledakan kembar tersebut, dan 188 orang lainnya mengalami luka-luka," tulis Tasnim News Agency.

Ledakan pertama terjadi pada pukul 15:04 waktu setempat ketika orang-orang berkerumun di jalan menuju pemakaman tempat makam Jenderal Soleimani berada. Selang 13 menit kemudian, terjadi ledakan kedua.

Sementara itu, sumber-sumber mengatakan kepada reporter Tasnim di Kerman bahwa pelaku atau para pelaku serangan telah meledakkan dua koper berisi bahan peledak dengan pengendali jarak jauh.

Baca Juga: Kantor Imigrasi Balikpapan Sosialisasikan Aturan Visa dan Izin Tinggal Bagi TKA

Pemerintah Iran mengumumkan hari berkabung nasional atas ledakan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, pemerintah Iran mengatakan bahwa Iran akan memperingati hari Kamis sebagai hari berkabung nasional di seluruh negeri atas gugurnya puluhan warga sipil Iran.

Iran telah memulai langkah-langkah hukum dan internasional menyusul serangan teroris itu.

Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian mengungkapkan kesedihannya dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para syuhada serta seluruh bangsa Iran di platform media sosial X.

Baca Juga: Menanti Bulan yang Dihormati, Kapan Masuk Bulan Rajab Tahun Ini?

"Berdasarkan informasi awal dari sumber-sumber resmi, Kementerian Luar Negeri telah melakukan tindakan hukum yang mendesak," tulisnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Ahmad Vahidi, yang mengunjungi para korban ledakan teroris Kerman, memuji staf medis rumah sakit yang telah merawat sejumlah besar orang yang terluka, melakukan 111 operasi pada korban luka.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB