Jumat, 5 Juni 2026

Pelatihan Paralegal Angkatan VI Bagi Pemuda KNPI di Bumi Cendrawasi Resmi Dibuka

Photo Author
- Jumat, 2 Desember 2022 | 18:54 WIB
Pembukaan Pelatihan Paralegal Angkatan VI Bagi Pemuda KNPI
Pembukaan Pelatihan Paralegal Angkatan VI Bagi Pemuda KNPI

Jayapura, NAWACITAPOST.COM – Guna meningkatkan pemahaman hukum, Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua serta LBH Justice Peace menggelar pelatihan paralegal untuk pemuda (KNPI) di Bumi Cenderawasih. Momentum itu berlangsung di Aula Kanwil Kemenkumham Papua, Kota Jayapura, Jumat, (2/12/2022).

Baca Juga : Diuji Proyek Perubahan Pada PKN II Angkatan XXIII, 3 Kadiv Asal Kanwil Kemenkumham Papua Dapat Pujian & Apresiasi Penguji

Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua Anthonius Ayorbaba
dalam hal ini Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Muhamad Mufid mengatakan, kegiatan ini adalah kolaborasi bersama guna melahirkan paralegal yang berkopeten.

-


"Kegiatan ini sebagai Pendidikan dan pelatihan, agar membentuk Paralegal yang
kompeten dan cakap dalam memberi akses keadilan bagi masyarakat di Provinsi Papua," kata Muhhamad Mufid dalam sambutanya.

Menurut Mufid, pihaknya memberi apresiasi bagi para calon paralegal yang boleh hadir untuk menerima materi.

"Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan partisipasi aktif saudara sekalian, yang hari ini hadir dengan penuh semangat. Sehingga dapat bekerja sebagai pelayan masyarakat dengan menjalankan fungsi Paralegal," sambungnya.

Kata Mufid, hal ini menunjukan perhatian dan kepedulian serta tanggung jawab calon paralegal dalam upaya memberikan bantuan hukum bagi masyarakat hingga mencapai akses keadilan.

"Melalui kegiatan kita ini, tentu kami mengharapkan peran serta Saudara untuk turut aktif nantinya dalam mengadvokasi kebijakan perangkat daerah di tingkat desa/kelurahan, sampai dengan tingkat provinsi," ujarnya.

-


"Serta dapat tekun untuk belajar melakukan pendampingan program atau kegiatan yang erat kaitannya dengan bantuan hukum dan keadilan di tengah masyarakat, serta aktif dan cakap dalam memberikan penyuluhan melalui kegiatan hukum Non Litigasi," lanjutnya.

Senada Wakil Ketua LBH Papua Justice dan Peace Yosi Pangamdaran menyampaikan,
pendidikan dan pelatihan paralegal merupakan proses peningkatan pemahaman hukum.

"Jadi ini sebagai peningkatan pemahaman bagi Para pendeta/hamba tuhan dalam melaksanakan fungsi pelayanan kepada anggota jemaat," katanya.

"Serta, kata Yosi, sebagai bagian dari masyarakat yang membutuhkan pelayanan dibidang hukum dan hak asasi manusia," jelasnya.

Lanjut Ketua KNPI Provinsi Papua dalam hal ini yang di wakili oleh wakil Kabid Bidang Olahraga dan Kepemudaan Petrus Hamakwarong,S.Ip, menyampaikan, "tentunya dengan pelatihan Paralegal bagi pemudah ini kami harapkan dapat menjadi jembatan advokasi masyarakat dengan memahami kondisi wilayah dan kelompok-kelompok kepentingan dalam masyarakat, kemampuan untuk melakukan penguatan masyarakat dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan hak-hak lain yang dilindungi oleh hukum, serta keterampilan komunikasi dalam membela keadilan di tengah masyarakat, yang mana tentunya segala harapan tersebut akan dipenuhi lewat bimbingan dari Organisasi Bantuan Hukum yang menjadi pelaksana kegiatan di Papua," Ucapnya.

Lebih lanjut Mewakili Gubernur Provinsi Papua (Triwarno Purnomo, STTP, M.SI,) staf ahli Gubernur, bidang pemerintahan, Hukum dan Politik dalam sambutanya sekaligus membuka kegiatan ini menyampaikan sangat apresiasi kehadiran dan partisipasi aktif dari pemuda KNPI Provinsi Papua Khususnya di kota Jayapura. Hal ini menunjukan perhatian dan kepedulian serta tanggung jawab Pemuda Pemudi dalam upaya memahami upaya pemberian bantuan hukum bagi masyarakat hingga mencapai akses keadilan.

Demikian juga kita perlu meningkatkan pemahaman terkait hukum yang ada di lingkungan sekitar kita, karena hukum adalah akses menuju keadilan dan kebermanfaatan, serta Kantor Wilayah Kemenkumham Papua hadir dalam rangka menjunjung kepastian hukum bagi kita seluruhnya.

"Melalui kegiatan kita ini, kami mengharapkan respon positif berupa manfaat hadirnya layanan dari Pemerintah, pemahaman hukum yang memadai di tengah masyarakat, pemberdayaan hukum, sehingga tidak hanya menjadi aturan positivis yang diterapkan, melainkan berisi masukan-masukan dari berbagai perspektif terhadap upaya yang dilakukan pemerintah," ucap Triwarno Purnomo.

"Tentunya Paralegal kami harapkan dapat menjadi jembatan advokasi masyarakat dengan memahami kondisi wilayah dan kelompok-kelompok kepentingan dalam masyarakat, kemampuan untuk melakukan penguatan masyarakat dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan hak-hak lain yang dilindungi oleh hukum, serta keterampilan komunikasi dalam membela keadilan di tengah masyarakat, yang mana tentunya segala harapan tersebut akan dipenuhi lewat bimbingan dari Organisasi Bantuan Hukum yang menjadi pelaksana kegiatan bagi pemuda pemudi, kami yakin terhadap hal itu," jelasnya.

-


"Semoga kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua dapat dilaksanakan dengan baik, dan kembali kami berharap agar kita semua dapat bermanfaat bagi sesama kita warga masyarakat Provinsi Papua khususnya yang ada di kota Jayapura ini," tutur Triwarno Purnomo, STTP, M.SI, staf ahli Gubernur, bidang pemerintahan, Hukum dan Politik dalam sambutanya mewakili Gubernur Provinsi Papua.

Turut hadir dalam mengikuti kegiatan ini Kabid Hukum Habel Way, Kasubbid Penyeluh Bantuan Hukum Aguesto Prawar dan seluruh ASN di Subbidang Penyeluh Bantuan Hukum Kanwil Kemenkumham Papua serta seluruh peserta pelatihan.

Editor: tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini