Jayapura, NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka Kunjungan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Yasonna H. Laoly ke Provinsi Papua, segala bentuk persiapan dilakukan dan dipercepat Jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Papua. Hari ini, Senin 8 Agustus 2022 ditandai dengan Rapat Pembahasan MoU bersama para Pejabat yang menggeluti Bidang Hukum se-Kabupaten/Kota di Papua. Kegiatan ini digelar secara Virtual Meeting dengan menggandeng Kabala Bagian Hukum Kabuoaten Kota berkaitan pembahasan Nota Kesepahaman antara Kanwil Papua dan pihak-pihak terkait yang berada di Daerah.
Baca Juga : Kemenkumham Catat 2 Rekor MURI di Lomba Esports, Kanwil Kemenkumham Papua Ikut Sertakan ASN Terbaik
Nota kesepahaman yang terbangun yakni tentang Pelayanan Hukum dan Hak Asasi Manusia yang terselenggara di Daerah, yang mana Panandatanganan serentak akan dilaksanakan pada 22/8/2022 bertempat di Sasana Krida Pemerintah Daerah Provinsi Papua. Rapat secara Virtual tersebut digelar di Aula Utama Kanwil Kemenkumham Papua, di Kota Jayapura, Kecamatan Abepura.
Rapat dibuka oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Mohamad Mufid dengan mengajak Sinergitas dan kerja sama yang solid bersama Pemerintah Daerah upaya membangun Hukum sebagai Panglima. "Saya mengajak Bapak-Ibu Kepala Bidang Hukum agar terus melakukan komunikasi hingga pada hari H, mengingat ada pegeseran waktu kehadiran Menkumhan RI di Jayapura Papua," Ujar Mufid (8/8).
-
Hal ini tentu meminta kita untuk terus bekerja Ekstra dalam mewujudkan Semua Pemerintah Daerah baik Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Papua dapat bersama-sama menandatangani Nota Kesepahaman berkaitan pembangunan Hukum dan HAM di masing-masing Daerah.
Kemudian Rapat pembahasan Nota Kesepahaman disampaikan oleh Kepala Sub Bidang Fasilitasi Peraturan Perundang-Undangan, Ruben K. Samay didampingi sejumlah JFT Perancang Peraturan Perundang-Undangan. Ruben K.Samay berharap agar para peserta Rapat Virtual dapat memberikan masukan-masukan yang membangun serta perbaikan terhadao draft Nota Kesepahaman disesuaikan dengan Kebutuhan Masing-masing Kabupaten/Kota yang ada di Tanah Papua.