Kota Bandung, N AWACITAPOST.COM - Tindak kekerasan seksual yang dilakukan ketua KPU Hasyim Asy'ari merupakan gambaran jelas dari penyalahgunaan kekuasaan, Pelaku dengan sengaja meminta Korban mendatangi ruang kamarnya, memaksa melakukan aktivitas seksual.
Hal itu mendapatkan respon dari berbagai pihak, salah satunya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Bandung, Sheila Rotsati Jasmine Kabid Immawati PC IMM Kota Bandung mengatakan bahwa pihaknya mengutuk keras segala bentuk kekerasan seksual, terlebih hal ini dilakukan ketua KPU RI.
"Kita perlu bersama mengutuk tindakan ini, serta mengapresiasi ketegasan DKPP yang telah memecat pelaku," ujar Sheila Rotsati Jasmine dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/7/2024).
Melihat peristiwa tersebut, Kabid Immawati IMM Kota Bandung itu menyampaikan dengan adanya hal itu menampilkan kebobrokan moral pejabat tinggi disalah satu institusi Negara.
"Kasus yang muncul ke permukaan ini dapat menjadi tanda adanya kasus-kasus lain di lembaga negara lain," tegasnya.
Mengingat hal itu, IMM Kota Bandung menuntut Negara untuk lebih selektif dalam memilih pemimpin agar tidak terjadi kasus yang sama yang dilakukan oleh Ketua KPU RI.
Tiga tuntutan IMM Kota Bandung mendesak Pemerintah menyikapi kasus yang dilakukan KPU RI diantaranya ialah sebagai berikut:
1. Melakukan internalisasi nilai anti-kekerasan seksual berupa edukasi pada seluruh pejabat negara dan pimpinan instansi Negara.
2. Memilih pemimpin yang memiliki wawasan adil gender untuk menghindari penyalahgunaan kekuasaan.
3. Membentuk satgas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada tiap lembaga yang mudah diakses Korban.
"Pada setiap kasus kekerasan seksual, mari utamakan keberpihakan pada Korban. Kami siap mengawal proses penanganan serta menentang setiap tindakan yang mencederai Korban," tandasnya.(Defri Ardiansyah)