Jumat, 5 Juni 2026

Polisi di Jombang Tilik Dusun Terpencil, Wujudkan Kamtibmas

Photo Author
Teguh Nawacita, Nawacita Post
- Jumat, 14 Juni 2024 | 14:56 WIB
Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Sumadji saat ngobrol dengan warga (foto: Teguh Nawacitapost)
Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Sumadji saat ngobrol dengan warga (foto: Teguh Nawacitapost)

NAWACITAPOST.COM - Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Sumadji kunjungi dusun terpencil yang diapit dua tanggul sungai brantas di Desa Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Secara administratif dusun terpencil itu berada di RT 1 RW 1 Dusun Bandar yang dulunya masyarakat menyebut dengan Dusun Pulau atau Pulo. Lokasinya bersandingan dengan wilayah Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Dengan membawa mobil patroli, AKP Sumadji menyapa warga dusun yang hanya ditempati sekitar 40 Kartu Keluarga (KK). Masyarakat Dusun Bandar awalnya kaget ada mobil sedan polisi yang masuk diwilayahnya. AKP Sumadji lantas berhenti tepat didepan warung yang satu-satunya diwilayah itu.

Baca Juga: Kapolsek Kabuh Akan Tindak Tegas, Jika Anggota Terlibat Judi Online

Saat Kapolsek masuk kedalam warung gedek atau anyaman bambu itu, pemilik warung kaget, namun setelah AKP Sumadji menunjukkan maksud kedatangannya, pemilik warung menangis haru lantaran sebelumnya belum ada Kapolsek yang masuk diwilayah terpencil itu.

AKP Sumadji mulai memesan kopi dan sejumlah minuman di warung itu, setiap warga yang lewat disapa untuk ikut duduk ngopi bersama, hingga akhirnya mereka berkumpul dan saling utarakan unek-unek dan harapan.

“Masyarakatnya baik-baik, setelah ngobrol dengan mereka dilokasi itu tempat ibadah sudah ada namun masih dalam proses pembangunan renovasi, sekolah yang belum ada diwilayah itu, anak-anak ada yang sekolah di Bandarkedungmulyo dan Kertosono,” ujar AKP Sumadji saat diwawancarai, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: Polsek Kabuh: Memberi Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Masyarakat wilayah tersebut dalam keseharian mereka ada yang bekerja sebagai peternak, pekerja bangunan dan tambang pasir manual, namun mayoritas peternak.

Kapolsek menyebut, hampir seluruh di wilayah itu saudara. “Tadi pak rt bilang kalau semua saudara, jadi tidak ada orang lain,” tandasnya.

Khotib (64) Ketua RT diwilayah tersebut mengaku, ia menjabat menjadi RT sudah sekitar 25 tahun.

Baca Juga: Kapolsek Kabuh Pimpin Penyergapan Pelaku Ilegal Loging

Berdasarkan cerita leluhur terdahulu, Dusun Bandar ini dulunya bernama Dusun Pulo, hal itu dikarenakan dulunya wilayah itu merupakan sungai.

Namun, setelah waktu yang lama tiba-tiba sungai menyusut dan muncul tanah seperti pulau, hingga akhirnya menjadi nama pulau atau pulo.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini