Dalam waktu dekat, gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran dijadwalkan akan mengguncang wilayah Tapanuli Selatan sebagai bentuk protes atas apa yang mereka sebut ketidakadilan korporasi.
Bagi masyarakat Siregar Siagian, lahan 190 hektare tersebut adalah warisan turun-temurun, dan menyerah kalah kepada PT Agincourt Resources bukanlah sebuah pilihan. Genderang perang hukum di level tertinggi kini resmi ditabuh!(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Menatap Reruntuhan Sekolah, Menggugat Gurita Korupsi di Dinas Pendidikan Padangsidimpuan
Gerbang Kebisuan di Padangsidimpuan: Ketua DPRD Srifitrah Munawaroh Bungkam Total
Dramatis! Laskar Bandar Lampung 'Bongkar' Sengkarut Tarif Tol Bakter: Diduga Ada Ruang Permainan di Balik Mahalnya Tarif?
Sepulang dari China, Ketua DPRD Kota Bekasi Tancap Gas Sulap Bantargebang Jadi Episentrum Energi Hijau!
Skandal Digital Pesawaran: Rp6,8 Juta per Mbps, Anggaran Internet Kominfo Diduga Di-Markup Gila-gilaan!