Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalbar sendiri dibagi dalam dua sektor, yakni barat dan timur.
Pada sektor barat terdapat pos gabungan bersama, dan bilamana ada kebutuhan petugas yang berjaga dari dua negara dapat saling membantu.
Namun, untuk sektor timur masih belum ada pos gabungan, kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan Malaysia untuk membentuk pos bersama.
"Sehingga apabila ada kebutuhan krusial akan lebih mudah untuk dikomunikasikan," tuturnya.
Walaupun tidak melakukan kejahatan atau pidana, Jendral Bintang satu itu mengatakan akan tetap memberi sanksi kepada tiga prajurit tersebut.
"Karena kami tegas, pelanggaran sekecil apapun kami berikan sanksi agar tidak terulang kembali," tegasnya.
Artikel Terkait
Pangkostrad Hadiri Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Intel Fungsi Penerangan TNI AD
Dandim 0808 Blitar Berikan Sosialisasi Netralitas TNI Pada Pemilu 2024 Kepada Persit KCK Cabang XXII
Atasi Karhutla, Khofifah Gandeng TNI AU untuk Aeroseeding di Gunung Arjuno-Welirang
KASAL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Lakukan Inspeksi Mendadak di Mako Puspomal
3 Anggota TNI yang Bertugas di Perbatasan Diamankan Malaysia, Kapendam: Hanya Miskomunikasi