"Presiden juga harus memahami Pak Firli ini main-main, tidak serius, jadi Presiden harusnya tidak melayani Pak Firli yang tidak serius tersebut," tegas Boyamin.
Baca Juga: Bersama Pimpinan Dewan, MAKI Jatim Diskusi Pilihan Caleg 2024 Anti Korupsi
Dia menekankan bahwa memberikan persetujuan terhadap pengunduran diri Firli akan memberikan kesan bahwa Presiden memanjakan pejabat yang tidak serius.
"Kesannya Presiden itu memanjakan Pak Firli kalau ini dituruti dan masyarakat akan jengkel. Karena tampak bahwa Pak Firli melakukan pengunduran diri ini sebagai upaya menyelamatkan diri dari Dewan Pengawas KPK supaya tidak diberhentikan, karena kalau diberhentikan juga tidak punya hak pensiun sebagai Ketua KPK," pungkasnya. (BNW)
Artikel Terkait
Tahun Politik 2024, MAKI Jatim bakal Release Caleg yang terseret Kasus Korupsi
KPU Umumkan DCT, MAKI JATIM akan Barengi Release Caleg terindikasi Korupsi
MAKI Jatim Bakal Rilis Caleg Terindikasi Korupsi, Begini Konsepnya!
Heru MAKI: Ijinkan Saya Bicara!
Bersama Pimpinan Dewan, MAKI Jatim Diskusi Pilihan Caleg 2024 Anti Korupsi
MAKI Jatim Cari Bukti Perjalanan Dinas Menyimpang
Sidang SHT Dinilai 'MASUK ANGIN', MAKI Jatim: Ada Skenario Clean and Clear
MAKI Jatim Refleksi Pembangunan Tahun 2023 dan Red Notice: Antisipasi Korupsi di Tahun Anggaran Baru