Jumat, 5 Juni 2026

Stop! Sentuh dan Cium Bayi Sembarangan saat Lebaran, Ini 5 Bahayanya

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Jumat, 12 April 2024 | 08:00 WIB
Stop! Sentuh dan Cium Bayi Sembarangan saat Lebaran, Ini 5 Bahayanya (Foto: Freepik/rawpixel.com)
Stop! Sentuh dan Cium Bayi Sembarangan saat Lebaran, Ini 5 Bahayanya (Foto: Freepik/rawpixel.com)

NAWACITAPOST.COM - Momen puasa hingga lebaran sering menjadi waktu yang tepat bagi keluarga besar untuk berkumpul dan saling bersilaturahmi. Semua anggota keluarga, dari yang masih bayi hingga dewasa, biasanya akan berkumpul dalam momen-momen istimewa ini.

Namun, ada hal yang perlu diwaspadai terutama saat melihat bayi yang menggemaskan dalam momen silaturahmi. Kebanyakan orang sering merasa tergoda untuk menyentuh atau mencium pipi si bayi. Namun, tahukah Anda bahwa tindakan semacam itu sebenarnya dapat membahayakan?

Baca Juga: Libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijiriah, Berkah Pedagang Depan MAIC Pasir Pengaraian Dan Petugas Di POS PAM Siap Memberikan Pelayanan

Berikut beberapa bahaya menyentuh dan mencium bayi sembarangan yang perlu diperhatikan:

1. Herpes

Penyakit herpes, atau HSV-1, disebabkan oleh virus yang bisa menyebabkan luka lecet pada orang dewasa. Biasanya, luka lecet ini muncul di sekitar area mulut dan dapat menyebabkan rasa gatal serta sakit. Bayi dapat terinfeksi penyakit ini jika dicium oleh orang dewasa yang memiliki herpes.

2. Batuk Rejan

Penyakit ini, juga dikenal sebagai pertusis, merupakan infeksi saluran pernapasan yang menular. Penyakit ini dapat dengan mudah menular kepada bayi saat berdekatan dengan orang yang terinfeksi.

3. Kissing Disease

Mononucleosis, atau yang dikenal sebagai kissing disease, dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan demam pada orang dewasa. Penyakit ini menyebar melalui air liur yang terinfeksi dan dapat menjangkiti bayi jika terkena.

Baca Juga: Pantai Pasir Puncu Purworejo: Keindahan Alami di Tengah Liburan Lebaran

4. RSV

RSV, disebabkan oleh virus, dapat menyebabkan kesulitan bernapas pada penderitanya. Penyakit ini bisa menular saat bayi menyentuh permukaan terkontaminasi dan kemudian menyentuh mata, mulut, dan hidungnya sendiri.

5. Gigi Berlubang

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini