Jumat, 5 Juni 2026

Delusi Cinta yang Tidak Nyata, Apa itu Erotomania yang Lagi Viral di Medsos

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Selasa, 9 Januari 2024 | 16:14 WIB
 Erotomania (Dok. Yoona)
Erotomania (Dok. Yoona)

NAWACITAPOST.COM -  Lebih dari sekadar kepedean, ternyata ada kondisi gangguan mental yang dikenal sebagai Erotomania  yang tengah viral di media sosial.

Mari kita simak lebih lanjut apa sebenarnya Erotomania  ini.

Erotomania adalah suatu gangguan kejiwaan yang ditandai dengan keyakinan delusional bahwa seseorang, biasanya dengan status sosial tinggi, sangat mencintai individu tersebut meskipun tidak ada bukti atau perasaan yang bersifat timbal balik.

Baca Juga: Intip Keindahan Azana Essence Selo Boyolali, Glamping Hidden Gem yang Hadirkan Ketenangan Pas Buat Kamu Pecinta Healing

Penyebab Erotomania:


Erotomania dapat menjadi gejala dari berbagai gangguan kejiwaan seperti skizofrenia, gangguan skioafektif, gangguan depresi mayor dengan ciri psikotik, gangguan bipolar, atau Alzheimer.

Laporan kasus erotomania menunjukkan bahwa media sosial dapat memperburuk atau memicu keyakinan delusi terkait erotomania.

Media sosial memberikan akses bagi individu untuk terhubung dengan orang-orang yang tidak dikenal, menjadikannya tempat untuk mengamati, menghubungi, menguntit, bahkan melakukan pelecehan.

Dengan sedikit privasi di media sosial, aktivitas semacam itu menjadi mudah untuk dilakukan.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Destinasi Wisata Tawangmangu, Pas untuk Quality Time Bareng Keluarga

Gejala Erotomania:


Melansir dari WebMD, beberapa gejala erotomania yang paling jelas meliputi keyakinan bahwa seseorang memiliki perasaan yang kuat terhadap individu yang mengalami erotomania.

Meskipun awalnya mungkin meningkatkan mood dan kepercayaan diri, namun ketika orang lain membantah kebenarannya, individu tersebut bisa merasa marah.

Beberapa gejala lainnya yang dapat dirasakan meliputi:

Halaman:

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini