Kamis, 4 Juni 2026

KPU Ogah Ikuti Perintah Jokowi Ubah Format Debat Capres

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 9 Januari 2024 | 16:08 WIB
Ketua KPU Hasyim Asy'ari. (X)
Ketua KPU Hasyim Asy'ari. (X)

NAWACITAPOST.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik format debat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Menurut Jokowi, format debat yang saat ini digunakan kurang menonjolkan program para calon dan cenderung rentan terhadap serangan personal.

Jokowi mengusulkan perubahan format debat pada Pilpres 2024 agar lebih mengedepankan program dan kebijakan para calon tanpa menyentuh aspek personal.

Baca Juga: Doa Masuk Bulan Rajab

Namun, tanggapan dari Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, menegaskan bahwa tidak akan ada perubahan format pada debat Capres-Cawapres 2024. Menurutnya, debat telah dilaksanakan sebanyak tiga kali dan menjadi kesepakatan bersama bahwa format debat hingga debat terakhir akan tetap sama.

"Jadi memang modelnya seperti itu. Debat 4 dan 5 pun akan begitu,"kata Hasyim, Selasa (9/1/2024).

Hasyim menyampaikan bahwa KPU telah menyelenggarakan debat dengan berbagai pertimbangan, serta telah berdiskusi dan mencapai kesepakatan dengan semua tim pasangan calon. Format debat tersebut terdiri dari enam segmen yang telah diatur sebelumnya.

Baca Juga: Ada Dhaup Ageng, 10 Jalur Utama di Yogyakarta Ini Diberlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Detailnya, segmen pertama berisi tentang pemaparan visi, misi, dan program kerja masing-masing calon. Sementara segmen kedua dan ketiga menampilkan pertanyaan dari panelis yang dijawab oleh para calon.

Kemudian, segmen keempat dan kelima memperbolehkan masing-masing calon untuk saling bertanya dan menjawab. Terakhir, segmen keenam adalah penutup dengan pernyataan pamungkas dari setiap kandidat.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini