Kamis, 4 Juni 2026

Niat Puasa Rajab dan Keutamaannya

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 9 Januari 2024 | 13:01 WIB
Niat puasa Rajab bisa dibaca saat malam hari atau siang hari.  (Pexels)
Niat puasa Rajab bisa dibaca saat malam hari atau siang hari. (Pexels)

Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘âlâ.”

Baca Juga: Dukung Ekonomi Kreatif, Ganjar Bakal Hidupkan Lagi Bekraf, Jika Terpilih Jadi Presiden

Namun, jika seseorang lupa melakukan niat pada malam hari, masih memungkinkan untuk niat di siang harinya sebelum tergelincirnya matahari (sebelum waktu zuhur) selama belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Lafal niatnya adalah:

"نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى"

Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’âlâ.”

Baca Juga: Catat! Berikut Aturan Baru OJK Soal Tata Cara Penagihan Kredit

Puasa Rajab memberikan peluang besar bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga puasa yang dilakukan diterima Allah SWT. Wallâhu a’lam.

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini