Luas Kampung adat Cireundeu kurang lebih 42 hektare yang terdiri dari 60 hektare untuk pertanian dan empat hetare untuk pemukiman. Masyarakat Kampung adat Cireundeu memegang teguh kepercayaan Sunda Wiwitan atau Sunda asli hingga saat ini.
Jarak tempuh Kampung Adat Cireundeu dari Kota Bandung sekitar 15 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Bila menggunakan kendaraan pribadi, perjalanan dapat melalui Jalan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja, Jalan Dr Djunjunan, Tol Pasteur, Gerbang Tol Parteur I, Jalan Raya Leuwigajah, Jalan Kerkof, Jalan Saptadaya, dan Kampung Adat Cireundeu.
Namun, bagi Anda yang ingin menggunakan kendaraan umum bisa naik kereta atau bus. Apabila menggunakan kereta api, Anda bisa naik Kereta Api Argo Parahyangan dari Stasiun Gambir, Jakarta menuju Bandung, Jawa Barat. Namun, sebelum tiba di Bandung, Anda bisa turun di Stasiun Cimahi.
Anda yang ingin bepergian dari Jakarta menuju Kota Cimahi juga dapat menggunakan moda transportasi Kereta Api Cikuray dan Kereta Api Serayu. Tarifnya tentu sangat terjangkau alias lebih murah dibanding Kereta Api Argo Parahyangan.
Selanjutnya, dari alun-alun Kota Cimahi perjalanan dapat ditempuh sekitar 1 jam 30 menit. Sedangkan dari alun-alun Bandung bisa menghabiskan waktu tempuh 2 jam. Dari arah Bandung dapat menggunakan angkutan umum Stasiun Hall-Cimahi, turun di pertigaan Cibeureum. Selanjutnya, ikuti arah seperti di bawah ini.
Berikut ini angkutan umum yang dapat digunakan dari alun-alun Kota Cimahi, yaitu:
- Naik angkutan umum jurusan Cimahi-Leuwi Panjang atau Cimahi-Stasiun Hall, kemudian turun di bawah jembatan Cimindi atau pertigaan Cibeureum.
- Lanjut dengan naik angkutan warna hijau-kuning dengan jurusan Cimindi-Cipatik turun di bunderan Leuwigajah.
- Kemudian naik angkutan berwarna biru langit dengan jurusan Cimahi-Leuwigajah-Cangkorah turun di pertigaan ke arah Cireundeu.
- Terakhir, naik angkutan motor (ojeg) hingga pintu gerbang Kampung Adat Cireundeu.