flash-news

Kakanwil Kemenkumham Sulsel Ikuti Pembukaan Pengabdian Masyarakat di Lapas/Rutan 30 Provinsi

Minggu, 6 Februari 2022 | 16:44 WIB

MAKASSAR, NawacitaPost.com - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel Harun Sulianto bersama Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Deputi Lalitbang) BKKBN, Prof. drh. Muhammad Rizal Martua Damanik ikuti Pembukaan kegiatan Pengabdian Masyarakat serentak pada Lapas dan Rutan di 30 Provinsi secara Virtual di Lapas Makassar, Sabtu (5/2).

Kegiatan yang bertema "Berkolaborasi Untuk Mengabdi dengan Hati" ini diselenggarakan bersama antara Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), Kemenkumham, Asosiasi Rumah Sakit TNI/Polri, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Yayasan Kesehatan Hukum Indonesia (YHKI), Klub Gowes Komunitas Kesehatan Indonesia (Koseindo), dan Komponen Masyarakat lainnya.

Mewakili Menteri Hukum dan HAM, Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah melaksanakan kegiatan sosial terhadap warga binaan pemasyakatan (WBP) di 47 Lapas dan Rutan.

"Kegiatan yang diselenggarakan bersama ini memberikan manfaat yang amat besar baik tahanan maupun wargabinaan yang ada di Lapas dan Rutan terutama dalam rangka cegah penyebaran covid19 antar petugas dan wargabiaan," Kata Wamenkumham Edward O.S. Hiariej.

Kepala BKKBN selaku Ketua Kagamadok, Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa BKKBN akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk terus mengurangi angka stunting (Kurang Gizi Kronis) di Indonesia. Berbagai kegiatan pada bhakti sosial ini diselenggarakan untuk munculkan empati dan berbagi kepada masyarakat tekhusus kepada wargabinaan.

"Diharapkan agar pelaksanaan kegiatan seperti ini berkesinambungan dan berlanjut sebagai suatu momentum untuk terus bersinergi melalui Perjanjian Kerjasama yang telah ditandatangani hari ini," Kata Hasto Wardoyo.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang diwakili oleh Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama Dodot Adikoeswanto mengatakan bahwa terdapat tiga plus satu kunci dari Pemasyarakatan maju yaitu harus deteksi dini, berantas narkotika dan sinergitas dengan berbagai stakeholder dalam berbagai kegiatan serta back to basic (kembali ke aturan dasar) Pemasyarakatan.

“Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti dari sinergitas yang luar biasa dalam mendukung program pemerintah untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia. Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pemasyarakatan dalam upaya peningkatan kesehatan di pemasyarakatan,” Kata Dodot Adikoeswanto.

Kegiatan ini turut Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Andi Ritamariani, Kepala Lapas Makassar Hernowo, Ketua Kagama Sulsel Prof Farida Patittingi, dan Kepala Rumah Sakit Tk II Pelamonia Makassar Ckm dr. Krisna Murti.(Humas).

Tags

Terkini