Keberhasilan Muscab ini mendapat apresiasi luar biasa dari Yasozisokhi Zebua Plt Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah. Sejak menerima mandat dari DPP pada 12 Februari 2026 untuk membenahi organisasi yang sempat vakum, pihaknya bergerak cepat melakukan konsolidasi.
"Muscab ini adalah contoh nyata penegakan mekanisme organisasi yang sehat. Melalui musyawarah seperti ini, seluruh masyarakat Nias merasa memiliki HIMNI bersama, bukan milik perorangan. Kami berharap Kabupaten Semarang menjadi role model dan motivasi bagi DPC-DPC lain di Jawa Tengah," ujar Yasozisokhi.
Di sisi lain, Ngesti Nugraha Bupati Semarang, mengaku kagum dengan kekompakan warga Nias di wilayahnya.
"Musyawarah ini bukan sekadar agenda organisasi, tapi momentum mempererat persaudaraan dan menyatukan langkah untuk pembangunan daerah yang inklusif. Saya mengajak seluruh masyarakat Nias untuk bersama-sama membangun Kabupaten Semarang, menjaga kerukunan, dan terus berkontribusi positif," ungkap Bupati hangat.
Baca Juga: BPBD Diduga Rekayasa Data, Warga Padangsidimpuan Desak Kejagung Turun Tangan!
Dengan suksesnya acara ini, DPC HIMNI Kabupaten Semarang siap berlari kencang membawa warna baru dalam pembangunan daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai budaya.
Artikel Terkait
Sapu Bersih Prestasi Hardiknas 2026, Siswa SMPN 1 Berbek Guncang Jawa Timur!
Panen Medali! SMPN 1 Kertosono Unjuk Gigi, Borong Belasan Prestasi Gemilang di Tahun 2026
Potret Buruk APBD Pesawaran: Proyek Miliaran 'Utang' ke 2026, Gedung DPRD Dimanja, Jeritan Bocah Hurun Diabaikan?
Jelang Libur Idul Adha 2026, Penumpang KA di Daop 7 Madiun Naik 9 Persen
Selebrasi 27 Tahun Sman 9 Bogor: Tak Sekadar Pesta, Cetak Prestasi "Top 3" Jalur SNBP!