Selasa, 22 September 2026

Lompati Nikel, Bea Cukai Morowali Kawal Investasi Hilirisasi Kelapa Rp158 Miliar

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Selasa, 22 September 2026 | 21:00 WIB

NAWACITAPOST.COM — Kantor Kepabeanan dan Cukai Morowali mengambil peran sentral dalam memacu diversifikasi ekonomi di wilayah pertambangan Sulawesi Tengah.
 
Instansi ini secara konsisten mengawal kelancaran arus barang impor senilai lebih dari Rp158 miliar untuk menunjang pembangunan pabrik hilirisasi kelapa milik PT Freenow Food Industry di Desa Tofogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.

Komitmen pelayanan kepabeanan tersebut memuncak saat Bea Cukai Morowali menghadiri peresmian pabrik pengolahan kelapa pada Senin (7/9/2026).
 
 
Langkah ini menandai babak baru bagi Morowali—wilayah yang selama ini didominasi sektor pertambangan nikel—untuk melebarkan sayap industri berbasis komoditas perkebunan.

Guna memastikan pembangunan fasilitas berjalan tanpa hambatan, Bea Cukai Morowali telah memproses 38 dokumen impor secara akurat dan responsif.
 
Berbagai barang vital untuk menunjang operasional pabrik telah diselesaikan pelayanannya, mulai dari bahan bangunan prefabrikasi, conveyor, kendaraan, hingga mesin-mesin produksi berteknologi tinggi.
 
Langkah akselerasi ini memicu iklim investasi yang kondusif serta menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi rantai pasok lokal.
 

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara, Adeltus Lolok, menegaskan keberlanjutan dukungan fiskal dan pelayanan prima dari pihak kepabeanan.

“Bea Cukai akan terus memberikan dukungan berupa pelayanan dan fasilitas fiskal agar investasi dan industri dapat terus berkembang dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Morowali,” ujarnya.

Dampak nyata dari pengawalan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari investor. Presiden Direktur PT FreeNow Food Industry, Mr Zhang Kai, menyampaikan rasa terima kasihnya atas efisiensi layanan impor yang disuguhkan Bea Cukai Morowali sejak awal dimulainya proyek.
 
Menurutnya, pelayanan tersebut turut mendukung kelancaran pemasukan berbagai kebutuhan pembangunan sehingga proyek hilirisasi kelapa dapat berjalan dengan baik.
 

Melalui kemudahan fasilitas dan pelayanan kepabeanan yang transparan serta akuntabel, Bea Cukai Morowali membuktikan perannya sebagai akselerator pertumbuhan industri nasional, sekaligus memicu nilai tambah bagi potensi kelapa lokal di panggung pasar regional.

Editor: Tiarsin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini