daerah

PSI Surabaya: Premanisme di Lingkungan Pendidikan Harus Dihentikan!

Rabu, 13 November 2024 | 18:10 WIB
Ketua DPD PSI Surabaya, Shobikin (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Surabaya menyatakan sikap tegas terkait maraknya aksi kekerasan, perundungan, dan premanisme di lingkungan sekolah di Surabaya.

Ketua DPD PSI Surabaya, Shobikin, mengungkapkan bahwa kejadian seperti di SMK Gloria 2 dan SMA Swasta Siwalankerto menunjukkan bahwa kekerasan dalam pendidikan tidak bisa dianggap remeh.

"Perundungan dan kekerasan di sekolah menghambat perkembangan siswa, merusak mental, dan menodai nilai-nilai luhur pendidikan serta kewarganegaraan," kata Shobikin dalam pernyataannya, Selasa (12/11/2024).

Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Soroti Bahaya Penjualan Minuman Keras via Aplikasi Online

Ia menambahkan, jika tindakan premanisme dan bullying ini dibiarkan, bukan hanya berdampak pada siswa, tetapi juga mencederai lingkungan pendidikan yang seharusnya aman.

PSI menyerukan agar:

  • Mengutuk keras segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.
  • Mendesak penegak hukum dan pemerintah kota menindak tegas para pelaku kekerasan agar ada efek jera.
  • Menghimbau sekolah lebih proaktif mencegah kekerasan melalui upaya konkret.
  • Mengajak masyarakat Surabaya untuk bersama melawan tindak kekerasan dan bullying di sekolah.

Baca Juga: Optimalisasi IT dan Kolaborasi Universitas, Solusi DPRD Surabaya Perbaiki Data Kemiskinan

PSI berharap adanya kolaborasi antara sekolah, aparat, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung pertumbuhan siswa di Surabaya. ***

Tags

Terkini