Jangan Asal Bicara Kebocoran
Sukadar juga berhati-hati ketika ditanya soal potensi kebocoran. Ia tidak ingin menuding jukir atau petugas Dishub tanpa bukti.
“Kami tidak berani mengatakan ada kebocoran karena ketika berbicara kebocoran otomatis ada kerugian. Kami belum sampai ke titik itu,” ujarnya.
Menurutnya, justru sistem pengawasan harus diperkuat agar dugaan kebocoran bisa dibuktikan atau dibantah berdasarkan data.
Ia menegaskan DPRD akan melihat hasil kebijakan digitalisasi dan voucher tersebut.
“Harapan kami program QRIS dan voucher ini benar-benar menunjang dan mendongkrak pendapatan parkir. Ini benar-benar akan kita teriakin,” tegas Sukadar.
Dengan realisasi 2025 sekitar Rp25 miliar dan target 2026 sekitar Rp64 miliar, Pemkot Surabaya kini menghadapi pekerjaan berat. Publik menunggu apakah digitalisasi mampu mengubah pola lama: target tinggi di atas kertas, tetapi realisasi kembali jauh di bawah harapan. ***