daerah

Skabies Ditemukan di Lapak Kurban, Cak Ji Minta Pemeriksaan Diperketat

Jumat, 22 Mei 2026 | 00:45 WIB

NAWACITAPOST.COM – Temuan hewan kurban terindikasi skabies di salah satu lapak Surabaya bikin Pemkot bergerak cepat. Plh Wali Kota Surabaya Armuji meminta pengawasan hewan kurban diperketat agar daging yang dikonsumsi warga benar-benar aman.

“Ya, itu harus selektif. Hewan kurban yang masuk Surabaya dan dijual di pinggir jalan harus dites dulu. Kalau enggak, nanti bahaya karena dikonsumsi orang banyak,” tegas Armuji saat menghadiri reses Anas Karno, Kamis (21/5/2026).

Cak Ji menegaskan seluruh lapak penjualan hewan kurban wajib diperiksa total. Ia meminta petugas kesehatan dan dinas terkait turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada hewan sakit lolos dijual ke masyarakat.

“Seluruh lapak yang ada di Surabaya harus diperiksa. Petugas kesehatan harus turun. Kalau ada penyakit seperti itu kan membahayakan warga yang mengonsumsinya,” ujar Ketua DPC PDIP Surabaya tersebut.

Tak hanya pemeriksaan awal, pengawasan juga diminta makin ketat menjelang hari penyembelihan. Hewan yang dinyatakan sehat diminta diberi tanda khusus agar masyarakat tidak ragu saat membeli hewan kurban.

“Makin diintensifkan sebelum hari H penyembelihan. Mana yang lolos dan sehat harus dikasih stempel,” tandas Cak Ji dengan nada tegas.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya menemukan satu hewan kurban terindikasi skabies saat inspeksi lapak penjualan. Hewan tersebut langsung dipisahkan agar tidak diperjualbelikan.

“Hingga saat ini tim menemukan satu hewan yang terindikasi terkena skabies. Hewan tersebut langsung diperiksa dan diisolasi agar tidak ikut diperjualbelikan kepada masyarakat,” kata Kepala DKPP Surabaya Nanik Sukristina.

Pengawasan hewan kurban oleh tim gabungan sudah berlangsung sejak 18 Mei 2026 dan dijadwalkan hingga 26 Mei mendatang. Sampai hari ketiga, sebanyak 61 lapak penjualan hewan kurban di 31 kecamatan Surabaya telah diperiksa petugas. ***

Tags

Terkini