NAWACITAPOST.COM - Wakil ketua Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan Kota Surabaya, Anas Karno, menanggapi keluhan warga terkait akses pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) pada reses tahun sidang kelima, masa persidangan kedua tahun anggaran 2024, di wilayah Tenggilis, Tenggilis Mejoyo, Surabaya pada Kamis (17/1/2024) sore.
Anas Karno menekankan pentingnya anak-anak di kota Surabaya, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, untuk dapat mengakses pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.
Baca Juga: Dyah Katarina: Reses Bukan Ajang Kampanye, Tapi Kulakan Aspirasi Warga!
Dalam menjawab pertanyaan warga terkait beasiswa kuliah, Anas mengungkapkan, "Yang menjadi salah satu dari upaya menaikkan taraf ekonomi warga yakni, dengan memiliki skill yang didapat lewat perguruan tinggi."
Terkait kekhawatiran warga yang masih belum mengetahui adanya beasiswa untuk anak kuliah, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya yang membidangi perekonomian dan keuangan ini menjelaskan bahwa melalui fungsi budgeting DPRD dengan pemerintah kota, APBD sudah dialokasikan untuk program beasiswa kuliah yang tercakup dalam program "Pemuda Tangguh."
"Ada program beasiswa Pemuda Tangguh yang bisa diakses oleh warga dan ini harus benar-benar bisa dirasakan oleh warga," tegas Anas Karno.
Baca Juga: Protes DPRD Terus Mengalir terkait Penempelan Pamflet Restribusi di Alun-alun Surobyo
Ia berjanji untuk melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Surabaya agar program beasiswa kuliah ini dapat dirasakan oleh warga.
"Kita akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk melakukan evaluasi dan mencari tahu kendala-kendala seperti apa, agar akses untuk beasiswa kuliah ini bisa terbuka lebar," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono, salah satu tokoh masyarakat, mengajak warga untuk tidak segan menyampaikan aspirasi mereka.
Baca Juga: Pembangunan Suroboyo Kutho Lawas Lambat, DPRD Surabaya: Pemkot Lemah Perencanaan
Dia meyakinkan bahwa aspirasi yang disampaikan akan direspon dengan solusi yang dapat dirasakan bersama oleh masyarakat.
"Aspirasi kita ini disampaikan kemudian akan ada solusi yang bisa kita rasakan bersama," pungkasnya. ***