Kamis, 20 Agustus 2026

Gunting Pita Resmikan Gereja Baru, Kalapas Kelas IIB Lubuk Pakam Kanwil Kemenkumham Sumut : Jadikan Sumber Berkat

Photo Author
Yustinus, Nawacita Post
- Senin, 9 Oktober 2023 | 14:36 WIB

Lubuk Pakam, NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara resmikan gereja baru pada Senin, 09 Oktober 2023.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh sejumlah WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) yang beragama Nasrani di Lapas Lubuk Pakam saja, namun juga diikuti oleh sejumlah pegawai Lapas termasuk Kalapas Lubuk Pakam (Alanta Imanuel Ketaren).

Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini, sebagai tanda simbolik resminya bangunan baru Gereja Oikumene Filadelfia yang sebelumnya berada pada wilayah blok Narapidana. Saut Lumban Tobing (Pembimbing Kerohanian Kristen Pada Lapas Lubuk Pakam) menyampaikan kepada Tim Humas Lalupa bahwa kegiatan peresmian gereja baru ini merupakan sebuah komitmen Lapas Lubuk Pakam dalam menyelenggarakan pembimbingan kerohanian.

“Ya, inilah wujud komitmen bersama seluruh pegawai Lapas dalam menciptakan bimbingan kerohanian yang holistik. Tidak hanya meresmikan gereja baru, namun Lapas Lubuk Pakam pada akhirnya juga akan bekerja sama dalam hal menciptakan misionaris-misionaris yang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan khusus Theologia Medan. Kita tunggu saja semoga niat baik ini dijamah oleh Tuhan”. Jelas Saut.

Hal yang sama juga disampaikan Alanta Imanuel Ketaren. “Ya, saya selaku Kalapas Lubuk Pakam akan mendukung penuh segala kegiatan positif yang berada di Lapas Lubuk Pakam. Peresmian bangunan baru gereja ini semoga akan menjadi penyemangat dalam hidup. Mari jadikan Gereja/Rumah Tuhan ini sebagai pusat berkat bagi kita yang berada di Lapas Lubuk Pakam”. Imbuh Alanta.

Adapun hamba Tuhan (Pdt. L. Situmeang) menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam Pembangunan gereja hingga peresmian gedung Gereja Oikumene Filadelfia yang baru.

Dalam renungannya, ia menyampaikan bahwa sebuah gereja tidak akan memiliki arti jika pribadi atau orang – orang didalam gereja tidak memiliki iman. Karena gereja bukan hanya gedung atau menarannya namun gereja adalah setiap pribadi yang mau mengakui dosanya dan berserah diri kepada Tuhan.

(Humas Lalupa)

Editor: Yustinus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini