Selasa, 27 Oktober 2026

Bu Reni Goes to School di SMPN 23 Surabaya, Kekurangan 1.800 Guru Jadi Sorotan

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Menurut Mas’ulah, potensi siswa tidak hanya terlihat dari nilai akademik. Kreativitas, keberanian berekspresi, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama juga perlu mendapat ruang dalam proses pendidikan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.

Pendidikan Berkualitas Membutuhkan Guru dan Sistem yang Mendukung

Kunjungan Reni Astuti ke SMPN 23 Surabaya memperlihatkan bahwa agenda pendidikan memiliki dua kebutuhan yang harus berjalan beriringan. Siswa perlu didorong untuk rajin belajar dan membangun karakter, sementara sekolah membutuhkan tenaga pendidik yang cukup agar proses pembelajaran berjalan optimal.

Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat menjadi fondasi pembentukan karakter. Namun, keberhasilannya akan semakin kuat apabila didukung kualitas pembelajaran, ketersediaan guru sesuai kebutuhan, perlindungan tenaga pendidik, dan akses pendidikan yang adil.

Pernyataan mengenai kekurangan sekitar 1.800 guru di Surabaya menjadi salah satu persoalan yang perlu ditindaklanjuti dengan data resmi, pemetaan kebutuhan per sekolah, serta rencana pemenuhan tenaga pendidik yang terukur.

Sebab, persoalan kekurangan guru tidak cukup diselesaikan dengan meminta tenaga pendidik bekerja lebih keras. Dibutuhkan kebijakan yang memastikan kebutuhan sekolah terpenuhi tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran maupun kondisi kerja guru.

Pada akhirnya, cita-cita membangun generasi Surabaya yang cerdas, berkarakter, dan berprestasi harus ditopang oleh sistem pendidikan yang mampu memenuhi kebutuhan nyata di lapangan.

Anak-anak memang harus didorong untuk belajar lebih giat. Namun, mereka juga berhak mendapatkan guru yang cukup dan pembelajaran yang berkualitas. Semangat siswa perlu dijaga, sementara tanggung jawab membenahi persoalan pendidikan harus dijalankan secara nyata oleh pemerintah. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Tags

Terkini