NAWACITAPOST.COM – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe meresmikan UP Padel yang berkolaborasi dengan Malaka Toast di Kota Bekasi. Kehadiran usaha tersebut menjadi bagian dari perkembangan sektor bisnis sekaligus peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi dan kolaborasi lintas sektor.
Peresmian ini mencerminkan berkembangnya peluang usaha di Kota Bekasi, khususnya melalui perpaduan sektor olahraga dan kuliner yang mengikuti tren gaya hidup masyarakat perkotaan. Kehadiran fasilitas olahraga yang dipadukan dengan usaha kuliner diharapkan dapat memperkaya pilihan aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan kondusif. Upaya itu dilakukan melalui penguatan kepastian hukum, kejelasan regulasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik agar para pelaku usaha dapat mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, kepastian hukum merupakan salah satu faktor penting dalam membangun kepercayaan investor. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan lingkungan usaha yang mendukung pertumbuhan investasi dan memberikan ruang bagi dunia usaha untuk berkembang.
“Saya berharap para investor mendapatkan payung hukum yang terbaik, sehingga mereka merasa nyaman dan aman dalam berinvestasi serta mengembangkan usahanya di Kota Bekasi,” ujarnya.
Menurut Tri, Kota Bekasi memiliki potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Dukungan terhadap pelaku usaha diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Bekasi menempati posisi keempat di Jawa Barat dalam capaian investasi. Posisi tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kepercayaan investor, serta memperkuat daya saing daerah dalam menarik penanaman modal.
Di tengah persaingan antardaerah dalam menarik investasi, pemerintah dituntut menghadirkan pelayanan yang efektif dan regulasi yang jelas. Dengan iklim usaha yang kondusif, para investor diharapkan memiliki kepastian dalam menjalankan kegiatan bisnis sekaligus merencanakan pengembangan usaha dalam jangka panjang.
Selain membahas investasi, Tri Adhianto turut menyinggung persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV yang dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026. Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 10.000 atlet dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ia menilai, penyelenggaraan olahraga maupun pengembangan dunia usaha sama-sama membutuhkan proses panjang, konsistensi, disiplin, dan kerja keras. Keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, tetapi harus dibangun melalui perencanaan yang matang dan komitmen dalam menjalankan setiap tahapan.
“Dalam olahraga, kemenangan adalah bonus dari proses panjang yang penuh kerja keras. Begitu pula dalam membangun usaha. Dibutuhkan kerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran agar usaha dapat terus berkembang dan semakin maju,” ungkapnya.
Kolaborasi UP Padel dan Malaka Toast diharapkan menjadi salah satu contoh berkembangnya model bisnis yang memadukan kebutuhan olahraga, rekreasi, dan kuliner. Model usaha seperti ini berpotensi memperluas pilihan layanan bagi masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi di Kota Bekasi.
Artikel Terkait
Hari Dokter Nasional 2026, Dr Michael Soroti Nasib Dokter Internship: Beban Kerja Tinggi, Gaji Rendah
Dugaan Pencucian Buah Sawit di KTSN Desa Lindai Tapung Hulu Berdamai, Pengurus Ingatkan, Kalau Ketangkap Lagi, Harus Diproses Hukum
Eks Kadis ESDM Jatim Nurkholis Akui Terima Rp 30 Juta, Sapi Kurban, dan Dua Keping Emas
Lepas 1.154 Atlet ke Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Bidik 200 Medali Emas