Selasa, 1 September 2026

Sistem Parkir yang Bermasalah, Jukir Terus Dikambinghitamkan. PJS Bongkar Carut-marut di Lapangan

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 1 September 2026 | 18:02 WIB
Voucher Parkir adalah bukti pembayaran bukan bukti parkir
Voucher Parkir adalah bukti pembayaran bukan bukti parkir

Kalau benar sistem sudah real-time, pertanyaannya justru semakin sederhana:

Ketika uang tidak masuk ke rekening yang seharusnya, siapa yang melakukan koreksi?

Ketika transaksi hilang, siapa yang melakukan rekonsiliasi?

Ketika konsumen sudah membayar tetapi sistem tidak mencatat, siapa yang bertanggung jawab?

Dan yang paling penting:

Mengapa risiko kesalahan sistem harus dibebankan kepada jukir?

Voucher Parkir Ikut Dipersoalkan

Dishub memang telah menyiapkan voucher parkir sebagai alternatif bagi masyarakat yang belum menggunakan pembayaran digital. Voucher tersebut telah diberlakukan di parkir tepi jalan umum maupun tempat khusus yang dikelola Pemkot.

Tetapi PJS mengungkap persoalan berbeda.

Menurut Izul, voucher yang diterima jukir dalam praktiknya dapat mempengaruhi perhitungan target setoran.

“Misalnya targetnya 100, menerima voucher 10, berarti mengurangi target. Tapi vouchernya tidak mau,” kata Izul.

Ia mempertanyakan fungsi voucher jika pada akhirnya jukir kesulitan mempertanggungjawabkan voucher yang diterimanya.

Lebih ironis lagi, menurut PJS, voucher yang semestinya menjadi solusi justru dipaksakan untuk dipegang jukir setelah sebelumnya sulit terserap di masyarakat.

Di sinilah persoalan desain sistem kembali muncul.

Kalau voucher adalah bagian resmi dari sistem pembayaran pemerintah, seharusnya mekanisme penerimaan, pencatatan dan penukarannya juga otomatis dan tidak menyisakan ruang perdebatan antara jukir dengan pengelola.

Setoran Tunai: Dishub Membantah, Jukir Punya Cerita Berbeda

PJS juga mengungkap adanya dugaan setoran tunai setiap hari dari jukir.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini