"Di Wonosalam, tempatnya sederhana, tetapi pengunjung harus antre. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap kegiatan outdoor sangat tinggi. Surabaya harus berani berinovasi agar anak-anak lebih memilih aktivitas positif daripada kegiatan yang berpotensi membawa dampak negatif," tuturnya.
Menurut Maryam, pembangunan bumi perkemahan merupakan investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter generasi muda sekaligus upaya menyediakan ruang aktivitas positif di tengah pesatnya perkembangan perkotaan.
"Anak-anak sekarang cerdas, maka kita juga harus cerdas dan inovatif dalam memberikan ruang bagi mereka. Karena itu, bumi perkemahan bukan lagi sekadar keinginan, tetapi sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi Surabaya," pungkasnya. ***