NAWACITAPOST.COM - Seorang ayah tiri inisial MI 42 Tahun Warga Sukorejo Kota Blitar diamankan Sat Reskrim Polres Blitar Kota lantaran selama lima tahun menyetubuhi anak tirinya A(17).
Bukannya melindungi, MI justru menghancurkan masa depan anak tirinya. Aksi bejat pelaku terbongkar setelah korban bercerita kepada pamannya.
Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar mengatakan, korban bercerita telah dicabuli ayah tirinya di sebuah kamar salah satu Hotel di Kota Blitar.
Baca Juga: Tim Kemenkumham Riau Kralifikasi Dugaan Pelanggaran HAM Pelayanan Masyarakat Di Kota Pekanbaru
“Jadi kasus ini terungkap setelah sang paman ditelepon oleh korban yang baru saja dicabuli oleh pelaku di salah satu hotel di Kota Blitar, ia mengatakan telah dicabuli oleh ayah tirinya,” kata Kasihumas Iptu Sjamsul Anwar, Rabu (21/2/2024).
Belakangan diketahui, pelaku telah mencabuli anak tirinya tersebut selama 5 tahun.
“Korban ini sudah dicabuli oleh ayah tirinya sejak usia 12 tahun dan kini usia korban sudah 17 tahun,” imbuh Iptu Sjamsul
Iptu Sjamsul menjelaskan, dalam menjalankan aksinya MI berdalih anak tirinya tersebut telah terkena santet.
Pelaku mengaku bisa menyembuhkannya dengan syarat harus bersetubuh dengannya.
Korban yang ketakutan tidak bisa mengelak dari syarat yang diberikan ayah tirinya tersebut.
Karena ketakutan, akhirnya korban menuruti apa yang dikatakan oleh ayah tirinya.
Kini, polisi telah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti berupa pakaian.
“Kami juga sudah mintai keterangan dari sejumlah saksi-saksi,” tegasnya.
Kasus ini kini masih ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Blitar Kota. Korban yang masih dibawah umur juga dilakukan pendampingan oleh dinas terkait untuk menghilangkan trauma yang dialaminya
Artikel Terkait
Kanwil Kemenkumham Jabar Laksanakan Rapat Berkala Pembangunan Zona Integritas
Panwascam Tandes: Proses Rekapitulasi Pemilu 2024 Berjalan Normal, Hanya Kesalahpahaman
Tim Kemenkumham Riau Kralifikasi Dugaan Pelanggaran HAM Pelayanan Masyarakat Di Kota Pekanbaru
Luar Biasa, Kanwil Kemenkumham Riau Terima Dua Penghargaan Terbaik
Hadiri Peresmian PPI AMF, Menko PMK Ingin Kembangkan Sekolah Muhammadiyah Bertaraf Internasional