Jumat, 5 Juni 2026

80 Tahun, Mahkota dan Benda Pusaka Asli Siak,Tiba di Riau, Bupati Siak Afni terharu.

Photo Author
Sokhiaro Halawa, Nawacita Post
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 00:41 WIB
Mahkota asli Kerajaan Siak bersama Pedang dan Pin tiba di Pekanbaru dan disambut dengan prosesi adat di Balai Adat Melayu Riau jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (6/7/2025
Mahkota asli Kerajaan Siak bersama Pedang dan Pin tiba di Pekanbaru dan disambut dengan prosesi adat di Balai Adat Melayu Riau jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (6/7/2025



Pekanbaru –Mahkota asli Kerajaan Siak bersama Pedang dan Pin tiba di Pekanbaru dan disambut dengan prosesi adat di Balai Adat Melayu Riau jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (6/7/2025 ).

Bupati Siak Afni Zulkifli turut menyambut kedatangan ketiga benda pusaka Kerajaan Siak itu, tampak terharu dan bersyukur. Menurutnya, benda-benda peninggalan sultan itu, lebih dari 80 tahun tersimpan di Museum Nasional, Jakarta,

"Alhamdulillah, untuk pertama kalinya setelah lebih dari 80 tahun akhirnya Mahkota asli Kerajaan Siak kembali ke tanah Lancang Kuning. Meskipun Mahkota ini tidak sampai ke Istana Siak, namun kami tetap bersyukur bahwa hari ini masyarakat Riau dan masyarakat Siak khususnya dapat menyaksikan kembali Mahkota Kerajaan Siak yang asli,” ujar Afni.

Afni mengatakan bahwa Mahkota ini bukan hanya sebatas simbol kerajaan, tetapi juga merupakan simbol keikhlasan dari Sultan Siak untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak dan masyarakat Siak, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau karena telah berhasil meminjam dan menghadirkan ketiga benda pusaka Kerajaan Siak ini untuk dapat dilihat langsung oleh masyarakat,” kata dia.

“Saya berdoa semoga Sultan Sultan Siak beserta keluarga Khusnul Khotimah dan para seluruh zuriatnya diberikan kebahagian dan keselamatan,” sebutnya.

Bupati Afni berharap, dengan dipamerkannya ketiga benda pusaka Kerajaan Siak tersebut kepada publik, masyarakat Riau terutama generasi muda saat ini dapat lebih mengenal dan menghargai warisan budaya dan sejarah Kerajaan Siak.

“Kami harapkan kehadiran benda-benda miliki kerajaan Siak ini di pameran, bisa menjadi daya tarik para pengunjung. Terutama generasi muda yang peduli dengan budaya sejarah yang ada di daerahnya,” sebut Afni.

Kehadiran ketiga benda pusaka ini merupakan rangkaian dalam menyambut Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau, dan akan dipamerkan kepada publik mulai 7 - 10 Agustus 2025 di Jalan Sultan Syarif Kasim II, tepat di depan Masjid Raya Annur, Pekanbaru.

Pameran akan dibuka setiap hari pukul 14.00 hingga 20.00 WIB dan masyarakat dapat melihat langsung tanpa dipungut biaya.

(Alonk/hms/MC Kabupaten Siak)

Editor: Sokhiaro Halawa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini