NAWACITAPOST.COM - DPRD Surabaya memberikan tanggapan positif terhadap kebijakan pemberlakuan tarif foto dan video khusus komersil di area kompleks Balai Pemuda.
Anggota Komisi D, Cahyo Siswo Utomo, menyatakan dukungan penuh selama kebijakan tersebut tidak memberatkan warga.
Meskipun mendukung kebijakan tersebut, Cahyo mengusulkan agar pihak terkait memberikan diskon khusus bagi warga metropolis.
Menurutnya, keberadaan bangunan bersejarah seperti Balai Pemuda seharusnya memberikan manfaat nyata bagi warga Surabaya.
Penerapan tarif foto dan video ini dimulai sejak 1 Januari 2024, dengan besaran tarif Rp 500 ribu untuk 3 jam.
Kebijakan ini sesuai dengan Perda Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Baca Juga: Pembangunan Suroboyo Kutho Lawas Lambat, DPRD Surabaya: Pemkot Lemah Perencanaan
Cahyo menjelaskan bahwa tarif tersebut hanya berlaku bagi tiga kelompok komersial, yaitu foto prewedding, foto produk, dan foto album kenangan.
Bagi masyarakat umum yang ingin mengabadikan momen melalui ponselnya, tidak ada retribusi yang dipungut.
Politisi PKS ini menekankan perlunya sosialisasi yang jelas kepada masyarakat oleh UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya.
Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Peninjauan Ulang Retribusi Foto dan Video di Balai Pemuda
Hal ini bertujuan agar informasi terkait kebijakan retribusi ini dapat diterima secara gamblang oleh masyarakat.
Cahyo, ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, menyatakan kekhawatiran bahwa tanpa sosialisasi yang baik, masyarakat mungkin enggan berkunjung karena takut akan dikenakan tarif foto dan video.
Artikel Terkait
Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk 1.419 Pelajar. Ini link pendaftarannya!
Ketua Pansus Raperda Restribusi Minta Pamflet di Balai Pemuda Surabaya 'DICOPOT'
Tempelan Pamflet Restribusi di Balai Pemuda: AH Thony sebut Kebablasan dan Kemunduran
Eropa di kota Surabaya, Pemkot Kota Pecantik Zona Wisata Kota Lama
Inspiratif! Warga Dukuh Kupang Surabaya Bersedia Bongkar Rumah demi Penanganan Banjir
Lewati Antrean, RSMM Jatim Perkenalkan Aplikasi Si Galon dan DESIS
Perkuat Pesona Chinatown, Pemkot Surabaya Pasang Papan Nama Bahasa Mandarin di Kya-Kya Kembang Jepun
Jatim Berhasil Turunkan Angka Bencana, Capai 47,9 persen di Tahun 2023
Lokasi banjir Surabayaberkurang 201 titik, Wali Kota Eri Targetkan Nol di Tahun 2026
DPRD Surabaya Desak Peninjauan Ulang Retribusi Foto dan Video di Balai Pemuda
Pembangunan Suroboyo Kutho Lawas Lambat, DPRD Surabaya: Pemkot Lemah Perencanaan
Ketua Komisi B DPRD Surabaya Protes: Pamflet Retribusi Pemotretan di Alun-alun Tidak Sesuai Hasil Pembahasan